Rawat Lap Microfiber, Ini Caranya

Ilustrasi (dok. Suzuki Indonesia)

OTO Mounture — Lap microfiber merupakan salah satu piranti yang diperlukan untuk para pemilik kendaraan, sebab lap ini memiliki manfaat untuk membersihkan mobil. Lap microfiber yang berbahan serat sintetis memiliki banyak fungsi. Mulai dari untuk mengeringkan mobil yang basah, membersihkan debu, atau sering juga digunakan untuk mengaplikasikan wax pada mobil.

Namun, ada kalanya lap microfiber ini mudah rusak saat digunakan jika lap serbaguna ini tidak dirawat dengan baik. Berikut ini cara merawat lap microfiber agar lebih awet seperti dilansir dari laman Suzuki Indonesia, baru-baru ini.

1. Cuci dahulu sebelum dipakai,

Ketika baru membeli lap tersebut, segeralah dicuci sebelum lap tersebut akan digunakan. Mirip dengan baju yang sebaiknya dicuci dulu pakai air supaya bahan kainnya bisa beradaptasi. Tapi ingat jangan mencucinya dengan mesin cuci.

Cukup cuci dengan menggunakan tangan tanpa deterjen dan pelembut karena bisa merusak struktur microfiber-nya. Usahakan untuk menggunakan air yang hangat untuk mencuci dan merendam lap microfiber. Setelah direndam, peras ringan saja jangan terlalu keras seperti kain lap biasa. Lalu dijemurnya cukup diangin-anginkan saja dan jangan di bawah sinar matahari langsung.

Ingat juga, jangan dicampur juga dengan bahan lain seperti kaos atau celana. Kenapa? Karena daya serap microfiber berbeda dan partikel dari bahan-bahan lain yang justru berisiko menempel.

2. Pisahkan fungsi tiap lap microfiber,

Memisahkan fungsi tiap lap microfiber juga penting dilakukan. Contohnya yang dipakai untuk waxing, pakai untuk waxing saja. Sementara lap yang digunakan untuk mengeringkan mobil, dipakai untuk mengeringkan saja. Jangan dicampur-campur pemakaiannya.

3. Cuci segera setelah dipakai,

Setelah dipakai, lap microfiber juga sebaiknya langsung dicuci agar kondisinya tetap baik dan saat ingin dipakai bisa langsung digunakan. Adapun cara mencucinya sama seperti dengan poin pertama. Cukup cuci menggunakan tangan dengan air hangat, tanpa deterjen dan pelembut. Lalu dijemurnya cukup diangin-anginkan saja dan jangan di bawah sinar matahari langsung. (OM/SZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *