Kiat Aman saat Gunakan Lajur Contra Flow

Foto: Korlantas Polri

OTO Mounture — Menjelang arus balik Lebaran, Korlantas Polri akan kembali melakukan rekayasa lalu lintas, di antaranya contraflow. Rekayasa lalu lintas tersebut berpotensi risiko kecelakaan.

Terkait hal itu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hendro Sugiatno menyampaikan kiat aman bagi para pemudik yang menggunakan lajur contraflow khususnya jalur tol Trans Jawa.

“Apabila pemudik berada di lajur contraflow pastikan kondisi kendaraan prima dan bahan bakar terisi penuh,” kata Hendro melalui keterangan resmi, belum lama ini.

BACA JUGA: Polri Lanjutkan Sistem One Way di Tol Trans Jawa

Jika lajur contraflow lebih dari satu, lanjut Hendro, pastikan kendaraan tetap di lajur paling kiri. Kecuali, saat akan mendahului kendaraan lain.

Hendro menambahkan bila terjadi kerusakan pada kendaraan maka dianjurkan untuk berhenti di lajur paling kiri. Selanjutnya, segera menghubungi pusat pelayanan petugas untuk meminta bantuan.

Kecepatan kendaraan juga mesti diperhatikan yakni sesuai dengan yang telah ditentukan. Tidak boleh melebihi batas kecepatan karena berbahaya.

BACA JUGA: Kiat Mudik Aman dan Nyaman dengan Sepeda Motor

Hendro mengingatkan pengemudi untuk menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya. Hal ini guna mengantisipasi segala kemungkinan yang bakal terjadi. “Jangan terlalu dekat dan jangan terlalu jauh,” ujar Hendro.

Selanjutnya, pemudik harus memperhatikan kondisi kendaraan. Kondisi prima dari pengemudi juga tak boleh luput.

“Di samping dari aspek kendaraan, yang tidak kalah penting adalah kondisi dari pengemudi itu sendiri. Menggunakan lajur contraflow perlu persiapan seperti kondisi tubuh yang fit dan konsentrasi yang penuh,” paparnya.

(om/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *