Tarif Tol Prosiwangi Gending-Paiton Berlaku 14 Oktober 2026, Cek Daftar Lengkapnya

Tol Prosiwangi Gending-Paiton

OTO Mounture — Tarif Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) untuk Segmen Gending-Paiton sepanjang 24,08 kilometer (km) mulai diberlakukan pada Rabu, 14 Oktober 2026, pukul 00.00 WIB.

PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) mengumumkan pemberlakuan tarif tersebut setelah masa sosialisasi tanpa tarif yang berlangsung sejak ruas tol dibuka untuk umum.

Penetapan tarif ini mengacu pada Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 7683/KPTS/Mn/2026 tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Besaran Tarif Tol pada Jalan Tol Prosiwangi Segmen Gending-Simpang Susun (SS) Kraksaan-SS Paiton.

Dengan pemberlakuan tarif tersebut, pengguna jalan yang melintasi Tol Prosiwangi perlu menyiapkan saldo uang elektronik sesuai golongan kendaraan dan gerbang tujuan.

BACA JUGA: 120 Rider Touring to Mandalika Diajak Melihat Proses Produksi BBM di Kilang Balongan

Tarif Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton berlaku untuk perjalanan dua arah, baik dari Gending menuju Paiton maupun sebaliknya. Berikut rincian tarif untuk setiap golongan kendaraan.

1. Tarif Tol Gending-SS Kraksaan

– Golongan I: Rp16.000
– Golongan II: Rp24.000
– Golongan III: Rp24.000
– Golongan IV: Rp32.000
– Golongan V: Rp32.000

2. Tarif Tol Gending-SS Paiton

– Golongan I: Rp36.000
– Golongan II: Rp54.500
– Golongan III: Rp54.500
– Golongan IV: Rp72.500
– Golongan V: Rp72.500

3. Tarif Tol SS Kraksaan-SS Paiton

– Golongan I: Rp20.000
– Golongan II: Rp30.500
– Golongan III: Rp30.500
– Golongan IV: Rp40.500
– Golongan V: Rp40.500

Besaran tarif yang sama berlaku untuk perjalanan dari SS Kraksaan menuju Gending, SS Paiton menuju Gending, serta SS Paiton menuju SS Kraksaan.

BACA JUGA: Konsumen Keluhkan Jetour X70 Plus, Mobil Dikembalikan Sejak Juni Belum Ada Kepastian

Bagi pengguna kendaraan Golongan I yang melakukan perjalanan dari ruas Tol Pasuruan-Probolinggo, tarif perjalanan dari Gerbang Tol (GT) Gending menuju GT Kraksaan ditetapkan sebesar Rp16.000.

Jika perjalanan dilanjutkan hingga GT Paiton, pengguna jalan dikenakan tarif sebesar Rp36.000.

Sementara itu, masyarakat yang datang dari arah Probolinggo melalui GT Probolinggo Timur di ruas Tol Pasuruan-Probolinggo perlu menyiapkan biaya perjalanan terakumulasi sebesar Rp28.000 untuk tujuan GT Kraksaan.

Adapun tarif terintegrasi menuju GT Paiton mencapai Rp48.000. Besaran tarif tersebut juga berlaku untuk perjalanan dengan arah sebaliknya.

Pengguna jalan yang melakukan perjalanan jarak jauh melalui jaringan Tol Trans Jawa juga perlu memperhitungkan tarif terintegrasi hingga Segmen Gending-Paiton.

Untuk kendaraan Golongan I yang berangkat dari Surabaya melalui GT Kejapanan Utama, tarif perjalanan menuju GT Kraksaan ditetapkan sebesar Rp129.500. Jika tujuan akhirnya GT Paiton, tarif yang dikenakan menjadi Rp149.500.

Sementara itu, pengendara dari Malang yang masuk melalui GT Malang dikenakan tarif terintegrasi sebesar Rp165.500 untuk tujuan GT Kraksaan.

Jika melanjutkan perjalanan hingga GT Paiton, total tarif yang perlu disiapkan mencapai Rp185.500. Tarif tersebut berlaku sama untuk perjalanan dengan arah sebaliknya.

BACA JUGA: Konsumen Keluhkan iCAR V23 Tak Kunjung Datang, Padahal Dijanjikan 3-4 Bulan

Sebelum pemberlakuan tarif, masyarakat masih dapat melintasi Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton tanpa dikenakan biaya selama masa sosialisasi.

Periode penggunaan gratis tersebut berlangsung hingga Selasa, 13 Oktober 2026, pukul 23.59 WIB. Setelah itu, tarif mulai diberlakukan pada 14 Oktober 2026 pukul 00.00 WIB.

PT JPB mengimbau pengguna jalan untuk memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi sebelum memasuki jalan tol. Pengguna juga diingatkan agar menggunakan kartu e-toll yang sama ketika melakukan transaksi tap-in dan tap-out.

Langkah tersebut penting untuk menghindari kendala transaksi yang dapat menyebabkan antrean di gerbang keluar tol.

Untuk memantau kondisi lalu lintas secara langsung, pengguna jalan dapat memanfaatkan fitur CCTV melalui aplikasi Travoy. Sementara itu, bantuan selama perjalanan dapat diperoleh dengan menghubungi Call Center 133.

Pengoperasian Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton menjadi bagian dari pengembangan infrastruktur dan konektivitas di kawasan timur Jawa Timur.

Kehadiran ruas tol tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendukung perjalanan menuju berbagai kawasan strategis dan destinasi wisata hingga Banyuwangi.

Selain itu, pengembangan jaringan Tol Prosiwangi diharapkan mendukung akses menuju Pelabuhan Ketapang yang menjadi salah satu simpul transportasi penting untuk perjalanan antara Pulau Jawa dan Bali.

Dengan adanya kepastian tarif, pengguna jalan dapat memperkirakan biaya perjalanan secara lebih terencana, baik untuk mobilitas harian, perjalanan bisnis, maupun perjalanan wisata di kawasan timur Jawa Timur.

(om/ns)

 

 

, , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *