Penjualan Denza di Indonesia Turun Tajam April 2026, Retail Sales Anjlok Hampir 50 Persen

Denza di GJAW 2025
Foto: OTO Mounture/Luchito Sangsoko

OTO Mounture — Penjualan mobil listrik premium asal Tiongkok, Denza di pasar Indonesia mengalami penurunan pada April 2026.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan retail maupun wholesales Denza menunjukkan tren melemah dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada April 2026, retail sales atau distribusi dari diler ke konsumen tercatat sebanyak 427 unit. Angka tersebut turun sekitar 49,6 persen dibanding April 2025 yang mencapai 847 unit.

Meski demikian, jika dibandingkan bulan sebelumnya, retail sales Denza masih mengalami kenaikan sekitar 31,8 persen dari Maret 2026 yang tercatat sebanyak 324 unit.

Penurunan secara tahunan atau year-on-year (yoy) ini menunjukkan bahwa permintaan pasar terhadap Denza mulai mengalami perlambatan setelah sebelumnya sempat mencuri perhatian di segmen mobil listrik premium.

BACA JUGA: Chery Catat Rekor Pengiriman Global April 2026, Penjualan Kendaraan Listrik Melesat

Sementara itu, wholesales atau distribusi dari pabrik ke diler pada April 2026 tercatat mencapai 1.032 unit. Jumlah tersebut naik sekitar 27,2 persen dibanding April 2025 yang berada di angka 811 unit.

Jika dibandingkan Maret 2026, wholesales Denza bahkan melonjak sekitar 126,8 persen dari sebelumnya 455 unit. Kenaikan wholesales yang tidak sejalan dengan retail sales mengindikasikan adanya peningkatan stok kendaraan di jaringan diler.

Pasar mobil listrik di Indonesia saat ini memang semakin kompetitif, terutama dengan masuknya berbagai merek asal Tiongkok yang menawarkan teknologi modern dan harga kompetitif.

Selain Denza, sejumlah merek lain juga agresif memperluas jaringan penjualan dan menghadirkan model baru di berbagai segmen kendaraan listrik.

Kondisi tersebut membuat persaingan di pasar EV nasional semakin ketat, termasuk di segmen kendaraan premium yang menjadi fokus Denza.

Di sisi lain, konsumen Indonesia juga mulai memiliki lebih banyak pilihan kendaraan listrik dengan fitur dan harga yang beragam.

(om/ls)

 

 

, , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *