GAC Aion Pilih Indonesia Jadi Basis Produksi Kedua di Asia Tenggara

Foto: GAC Aion

OTO Mounture — Jenama kendaraan listrik asal Tiongkok, GAC Aion memilih Indonesia menjadi negara kedua setelah Thailand untuk perakitan mobil listriknya.

Hal ini ditandai dengan prosesi penandatanganan kerja sama antara GAC Aion New Energi Automobile dan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk.

Melalui keterangan resminya, GAC Aion menyebutkan bahwa AION hadir dengan melambangkan kecerdasan buatan (AI) yang selalu menyala (ON).

“Sejak awal, ini jelas didasarkan pada AI untuk menghadirkan “pertemanan yang lebih cerdas” kepada penggunanya, menyediakan perjalanan cerdas yang disertai dengan cinta,” demikian pernyataan GAC Aion.

Sebuah inovasi teknologi kendaraan dengan energi baru merupakan hal utama yang dikembangkan GAC Aion untuk Indonesia. Teknologi yang dihadirkan berupa mobil listrik (Electric Vehicle) dan menjadi kendaraan terhubung yang cerdas (Intelligent Connected Vehicle).

BACA JUGA:

Chery Group Jual 529.604 Mobil di Kuartal I 2024

Penjualan Mobil Astra Turun 1,9 Persen pada Maret 2024

Teknologi canggih dan kualitas premium milik GAC Aion diklaim akan sangat diminati oleh anak muda di Indonesia. Banyaknya minat para anak muda dan kaum milenial ini bisa menjadikan GAC Aion menduduki posisi teratas di pasar lokal.

GAC Aion disebut berhasil membuka dan memimpin pola baru sebagai mobil berkualitas tinggi dengan energi baru di pasar luar negeri, khususnya Asia Tenggara.

Hal ini yang menjadikan brand khusus kendaraan listrik milik GAC Group menjadi tulang punggung untuk pasar mobil Tiongkok di luar negeri.

Diketahui, perusahaan meraih gelar ketiga sebagai merek mobil listrik terbaik di dunia. GAC Aion telah mencapai hasil yang luar biasa. Berdasarkan data statistic, skala ekspor kendaraan ini terus meningkat dari tahun ke tahun.

Pangsa pasar GAC Aion terus berkembang membuktikan brand mobil Tiongkok ini masuk ke pasar global, serta mematahkan pandangan negatif akan brand image otomotif Tiongkok yang melekat pada masa lampau.

Terbukti, penjualan sebanyak 1 juta unit hanya dalam waktu 4 tahun 8 bulan pada akhir Desember 2023.

(om/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *