
OTO Mounture — PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) terus memperkuat kinerja operasional melalui transformasi dan pengembangan layanan terminal kendaraan. Hingga Agustus 2026, operator terminal kendaraan di bawah naungan PT Pelindo Multi Terminal tersebut mencatat pertumbuhan trafik pada sejumlah segmen layanan secara konsolidasi.
Kinerja tersebut merupakan hasil penggabungan aktivitas Branch Jakarta dan lima Terminal Satelit IPCC. Hingga periode tersebut, IPCC mencatat 2.595 ship call, meningkat dibandingkan 2.250 ship call pada periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan demikian, trafik ship call IPCC tumbuh 15,33 persen secara tahunan (YoY).
Selain ship call, perkembangan operasional IPCC juga terlihat pada trafik kendaraan Completely Built Up (CBU).
Hingga Agustus 2026, trafik CBU yang dilayani IPCC mencapai 607.196 unit. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan 597.871 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya atau tumbuh 1,56 persen YoY.
Kinerja tersebut menjadi bagian dari peran IPCC dalam mendukung rantai logistik kendaraan, terutama di tengah perkembangan industri otomotif nasional.
Berdasarkan data GAIKINDO, total produksi CBU nasional sepanjang Januari-Agustus 2026 mencapai 859.256 unit, meningkat 13,44 persen YoY. Pada periode yang sama, IPCC menangani 607.196 unit CBU atau tumbuh 1,56 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
BACA JUGA: Green SM Mulai Uji Coba Layanan di Amsterdam, Bidik Ekosistem Mobilitas Listrik
Pertumbuhan kinerja IPCC tidak hanya berasal dari segmen CBU. Sejumlah layanan lainnya juga mencatat peningkatan trafik hingga Agustus 2026. Segmen alat berat tercatat mencapai 22.648 unit, meningkat 5,76 persen YoY dibandingkan 21.415 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, trafik Truck/Bus mencapai 213.689 unit. Angka tersebut meningkat 44,29 persen dibandingkan 148.101 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan signifikan juga terjadi pada segmen General Cargo. Hingga Agustus 2026, trafik General Cargo IPCC mencapai 173.697 packages, meningkat 114,03 persen YoY dibandingkan 81.154 packages pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Data tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan operasional IPCC tidak hanya ditopang oleh layanan kendaraan CBU, tetapi juga oleh berbagai segmen kargo lainnya.
Secara konsolidasi, peningkatan trafik IPCC hingga Agustus 2026 terutama ditopang oleh pertumbuhan aktivitas di Terminal Satelit IPCC.
Di sisi lain, Terminal Internasional Branch Jakarta masih menghadapi tekanan pada segmen impor. Namun, aktivitas ekspor CBU menunjukkan penguatan di tengah dinamika perdagangan dan geopolitik global.
Kondisi tersebut menjadi perhatian IPCC untuk memperkuat strategi peningkatan trafik kargo di Terminal Internasional Branch Jakarta sekaligus mengoptimalkan kontribusi jaringan Terminal Satelit.
Direktur Utama IPCC Wing Megantoro mengatakan, pertumbuhan trafik di berbagai wilayah operasional menunjukkan semakin pentingnya integrasi antara Branch Jakarta dan Terminal Satelit dalam mendukung rantai logistik kendaraan nasional.
“Kami akan terus memperkuat kualitas layanan, kapabilitas operasional, serta sinergi antarterminal untuk merespons kebutuhan pelanggan dan perkembangan industri otomotif secara lebih adaptif,” ujar Wing.
BACA JUGA: Pemilik Jaecoo Keluhkan Layanan Servis di Sunter, Soroti Sikap CS
Ke depan, IPCC akan melanjutkan transformasi operasional dan bisnis melalui penguatan sumber daya, peningkatan kualitas pelayanan, digitalisasi, serta optimalisasi jaringan terminal.
Langkah tersebut diarahkan untuk menghadirkan layanan terminal kendaraan yang semakin terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan.
Transformasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya IPCC mewujudkan visinya sebagai ekosistem terminal kendaraan berkelas dunia.
Dengan pertumbuhan trafik ship call, CBU, alat berat, Truck/Bus, dan General Cargo hingga Agustus 2026, penguatan jaringan Terminal Satelit serta optimalisasi Branch Jakarta menjadi bagian penting dari strategi IPCC dalam menghadapi perkembangan industri otomotif dan kebutuhan logistik kendaraan di Indonesia.
(om/pd)








