
OTO Mounture — Pengalaman membeli MG S5 Magnify Max dibagikan seorang konsumen melalui media sosial, Threads. Ia mengaku harus menunggu sekitar satu setengah bulan untuk mendapatkan unit yang sebelumnya disebut berstatus ready.
Tak hanya soal waktu tunggu, konsumen tersebut juga mempertanyakan biaya permintaan pelat nomor ganjil yang disebut mencapai Rp3,7 juta. Keluhan tersebut disampaikan akun Threads @rendii.wijayaa yang mengaku melakukan pembelian MG S5 Magnify Max pada 7 Agustus 2026.
Menurut unggahannya, saat proses pemesanan ia mendapatkan informasi dari sales dan supervisor bahwa unit yang diinginkan dalam kondisi ready. Namun, konsumen tersebut mengaku baru mendapatkan unit sekitar satu setengah bulan kemudian.
“Dari awal beli MG S5 Magnify Max tanggal 7 Agustus, dibilang ready sama sales dan SPV-nya, ternyata sebulan setengah baru ada,” tulisnya.
Ia juga mengatakan harus menyampaikan keluhan terlebih dahulu sebelum mendapatkan kepastian mengenai unit yang dipesannya.
Selain masalah waktu tunggu, konsumen tersebut menyoroti biaya permintaan pelat nomor ganjil-genap.
Menurut pengakuannya, permintaan pelat nomor ganjil sudah disampaikan sejak awal pembelian dan disebut telah disetujui oleh pihak sales. Namun, setelah mendapatkan delivery order (DO), ia kembali menanyakan permintaan tersebut dan mendapat informasi adanya biaya tambahan.
Ia menyebut biaya yang pertama kali disampaikan mencapai Rp4 juta. Setelah dirinya melakukan komplain, nominal tersebut kemudian berubah menjadi Rp3,7 juta.
“Dari awal saya request plat ganjil, diiyain aja. Setelah DO, saya bilang lagi plat ganjil, dibilang biaya request gage Rp4 juta. Saya complain lah, sekarang biayanya jadi Rp3,7 juta,” tulisnya.
Konsumen tersebut kemudian membandingkan pengalaman itu dengan kendaraan yang pernah dibelinya sebelumnya. Ia mengaku permintaan pelat nomor ganjil untuk Wuling Almaz dan Toyota Fortuner tidak dikenakan biaya.
Ia pun mempertanyakan apakah biaya permintaan pelat nomor tersebut merupakan ketentuan yang berlaku secara umum.

BACA JUGA: MG S5 EV Bermasalah, Pemilik Ungkap Perkembangan Terbaru dari Bengkel
Unggahan tersebut kemudian mendapat respons dari sejumlah pengguna Threads lainnya. Beberapa pengguna membagikan pengalaman mereka terkait biaya permintaan pelat nomor ganjil maupun waktu tunggu MG S5.
Akun @devitasuoth mengatakan biaya permintaan pelat nomor ganjil yang diketahuinya berada di kisaran Rp1 juta hingga Rp2 juta. Namun, ia juga mengaku tidak mengetahui apakah terdapat ketentuan baru terkait biaya tersebut.
Sementara itu, akun @putrajayalah1 mengaku dikenakan biaya Rp2,5 juta. Ia juga menyebut sejumlah teman di komunitasnya mendapatkan biaya dengan nominal yang kurang lebih sama.
Pengguna lain, @cellphy, mengatakan pernah menggunakan Wuling EV dan dikenakan biaya Rp1,5 juta untuk permintaan pelat nomor ganjil pada Februari 2026.
Nominal yang disebut oleh para pengguna tersebut berbeda-beda. Namun, komentar di media sosial tidak dapat dijadikan patokan mengenai tarif resmi permintaan pelat nomor ganjil untuk kendaraan MG.
BACA JUGA: Wuling Aira ev : City Car Harian Ringkas, Praktis, dan Efisien
Persoalan waktu tunggu MG S5 juga muncul dalam kolom komentar unggahan tersebut. Akun @hanjofamily mengaku telah melakukan SPK MG S5 Max EV sejak awal Agustus. Namun, saat memberikan komentar, ia menyebut unit yang dipesannya belum juga tiba.
“Saya SPK MGS5 MAX EV dari awal Agustus, sampai sekarang unit belum datang. SPK di MG Buah Batu Bandung. Ada yang senasib kah?” tulisnya.
Keluhan serupa disampaikan akun @cherlie_a. Ia mengaku melakukan pemesanan pada 4 Agustus, tetapi kendaraan yang dipesannya disebut belum dikirim.
“Aduh sama banget sampai sekarang orderan saya tanggal 4 Agus belum dikirim nih. Punya kak mobil udah sampai?” tulisnya.
Sejumlah komentar tersebut menunjukkan adanya konsumen yang membagikan pengalaman berbeda terkait waktu tunggu MG S5. Sementara itu, unggahan awal juga menyoroti persoalan biaya permintaan pelat nomor ganjil.
Perlu dicatat, informasi mengenai biaya pelat nomor dan waktu pengiriman dalam kasus tersebut merupakan pengalaman serta klaim pengguna media sosial. Besaran biaya resmi dan penyebab perbedaan waktu pengiriman belum ada informasi resmi dari pihak MG Motor Indonesia maupun dealer terkait.
(om/ls)








