Chery Catat Ekspor 7 Juta Kendaraan, Penjualan NEV Melesat

Ekspor Chery Tiongkok

OTO Mounture — Chery Group mencatat pencapaian penting dalam ekspansi bisnis global dengan total ekspor kumulatif yang menembus lebih dari 7 juta kendaraan hingga akhir Agustus 2026. Capaian tersebut menjadikan Chery sebagai produsen otomotif Tiongkok pertama yang mencapai angka ekspor tersebut.

Pencapaian ekspor itu sejalan dengan pertumbuhan penjualan Chery Group di pasar global. Pada Agustus 2026, perusahaan membukukan penjualan sebanyak 280.128 kendaraan, meningkat 15,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sepanjang Januari-Agustus 2026, penjualan Chery Group mencapai 1.914.481 kendaraan, tumbuh 10,8 persen secara tahunan.

Dari jumlah tersebut, ekspor menjadi salah satu kontributor utama pertumbuhan. Chery Group mencatat ekspor sebanyak 1.343.334 kendaraan dalam delapan bulan pertama 2026, atau meningkat 68,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Jika dihitung berdasarkan rata-rata, volume ekspor tersebut setara dengan pengiriman sekitar satu kendaraan setiap 16 detik.

Kinerja ekspor Chery Group juga terus meningkat pada Agustus 2026. Sepanjang bulan tersebut, perusahaan mengekspor 196.984 kendaraan, naik 52,1 persen secara tahunan.

Hingga akhir Agustus 2026, jumlah pengguna kendaraan Chery Group secara global telah mencapai lebih dari 20,44 juta pengguna. Dari angka tersebut, lebih dari 7,18 juta pengguna berada di luar Tiongkok.

Pertumbuhan juga terlihat di pasar Eropa. Sepanjang Januari-Juli 2026, penjualan Chery di 24 negara Eropa telah mencapai lebih dari 208.000 kendaraan, meningkat 201 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Penjualan kendaraan energi baru atau new energy vehicle (NEV) di kawasan tersebut bahkan melampaui 101.000 unit, tumbuh lebih dari 330 persen.

Chery juga mengembangkan strategi yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing pasar. Di Inggris, misalnya, Chery menghadirkan Tiggo 9 CSH dan membangun komunikasi pemasaran bersama keluarga mantan pemain tim nasional Inggris, Peter Crouch, dengan menampilkan aktivitas mobilitas keluarga sehari-hari.

Strategi tersebut menunjukkan upaya Chery untuk mengaitkan produk dengan kebutuhan penggunaan kendaraan dalam kehidupan sehari-hari konsumen di berbagai negara.

BACA JUGA: Penjualan Mobil Tiongkok pada Agustus 2026: Siapa yang Naik dan Terjun?

Pertumbuhan kendaraan energi baru menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan bisnis Chery Group. Pada Agustus 2026, penjualan NEV Chery mencapai 120.909 unit, meningkat 69,8 persen dibandingkan Agustus 2025. Penjualan NEV tersebut telah berada di atas 100.000 unit per bulan selama lima bulan berturut-turut.

Secara kumulatif, penjualan NEV Chery sepanjang Januari-Agustus 2026 mencapai 725.214 unit, tumbuh 46,2 persen secara tahunan.

Sementara itu, ekspor NEV pada Agustus 2026 hampir mencapai 70.000 unit. Angka tersebut meningkat 124,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan NEV yang lebih cepat dibandingkan total penjualan grup menunjukkan bahwa elektrifikasi semakin menjadi bagian penting dalam portofolio bisnis Chery.

Ekspansi teknologi Chery Group tidak hanya dilakukan melalui kendaraan. Perusahaan juga mengembangkan teknologi robotika melalui AiMOGA. Pada World Robot Conference yang berlangsung 19-23 Agustus 2026, AiMOGA memperkenalkan Mobo, robot humanoid yang dikembangkan sebagai pendamping keluarga.

Mobo dibekali teknologi vision-language model (VLM) yang memungkinkan robot memproses informasi visual dan bahasa. Teknologi tersebut dipadukan dengan kemampuan bergerak, memahami lingkungan, serta berinteraksi untuk mendukung berbagai aktivitas sehari-hari keluarga.

Kehadiran Mobo melanjutkan perkembangan komersial AiMOGA. Hingga Juli 2026, pengiriman kumulatif robot AiMOGA telah melampaui 2.000 unit secara global. Produk dan layanan AiMOGA juga telah menjangkau lebih dari 60 negara dan wilayah.

BACA JUGA: Ada Apa dengan Chery? Penjualan Mobilnya Terus Merosot di Indonesia

Pencapaian global Chery turut menjadi bagian dari strategi perusahaan di pasar Indonesia. Dengan ekspor kumulatif yang telah melampaui 7 juta kendaraan, Chery memiliki skala bisnis internasional yang semakin besar.

Di Indonesia, lini kendaraan elektrifikasi Chery mencakup Chery Q sebagai kendaraan listrik berbasis baterai atau BEV. Selain itu, terdapat jajaran Chery Super Hybrid, seperti Tiggo Cross CSH dan Tiggo 8 CSH.

Chery Indonesia juga menawarkan J6T CSH dengan teknologi Range-Extended Electric Vehicle (REEV), yang menjadi salah satu pendekatan elektrifikasi berbeda dari kendaraan listrik berbasis baterai murni.

Pertumbuhan bisnis global tersebut turut menjadi modal bagi Chery untuk memperluas jaringan dan layanan di Indonesia. Jaringan diler resmi didukung layanan perawatan, perbaikan, garansi, hingga ketersediaan suku cadang resmi.

(om/mg)

 

 

, , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *