
OTO Mounture — Aion V mencatatkan performa positif di pasar mobil listrik Indonesia. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), SUV listrik ini menjadi model dengan penjualan wholesales tertinggi di segmen compact medium SUV pada Agustus 2026.
Aion V membukukan penjualan 563 unit secara wholesales sepanjang Agustus 2026. Capaian tersebut turut memperkuat posisi Aion V sebagai salah satu model SUV listrik yang mendapat respons positif di pasar Indonesia.
Secara kumulatif, penjualan Aion V sepanjang Januari-Agustus 2026 mencapai 2.228 unit wholesales. Angka tersebut naik 33,8 persen dibandingkan capaian hingga Juli 2026 yang berada di angka 1.665 unit.
Dengan capaian tersebut, Aion V juga menjadi model dengan penjualan wholesales tertinggi dalam portofolio GAC Indonesia hingga Agustus 2026.
CEO GAC Indonesia Andry Ciu mengatakan, pencapaian pada Agustus menjadi sinyal positif terhadap penerimaan kendaraan listrik di pasar nasional.
“Performa Aion V pada Agustus menjadi pencapaian yang sangat positif bagi GAC Indonesia. Kami mengapresiasi kepercayaan konsumen Indonesia yang terus memilih Aion V sebagai bagian dari kebutuhan mobilitas mereka,” ujar Andry Ciu.
Menurut dia, peningkatan penjualan tidak hanya menunjukkan pertumbuhan volume, tetapi juga mencerminkan semakin terbukanya konsumen Indonesia terhadap kendaraan listrik untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari.
BACA JUGA: Penjualan Mobil Tiongkok pada Agustus 2026: Siapa yang Naik dan Terjun?
Aion V menggunakan baterai berkapasitas 75,3 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 602 kilometer. Kapasitas tersebut memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan listrik untuk mobilitas harian maupun perjalanan antarkota.
Motor listrik yang digunakan menghasilkan tenaga hingga 150 kW dengan torsi maksimum 240 Nm. Karakter tersebut dirancang untuk memberikan respons akselerasi sekaligus kenyamanan berkendara.
Aion V juga dilengkapi kemampuan fast charging untuk membantu mempersingkat waktu pengisian daya ketika kendaraan digunakan dalam perjalanan. Di sektor teknologi keselamatan, Aion V membawa sistem ADiGO ADAS Level 2 yang menyediakan sejumlah fitur bantuan berkendara bagi pengemudi.
Model ini juga disebut telah memperoleh rating keselamatan 5-Star NCAP dan ANCAP, yang menjadi salah satu aspek pendukung dari sisi perlindungan pengemudi dan penumpang.
Sementara untuk kenyamanan, Aion V menawarkan kabin yang luas dengan sejumlah fitur pendukung, termasuk panoramic roof, kulkas mini, dan sistem audio premium.
Fitur tersebut membuat Aion V tidak hanya menyasar kebutuhan mobilitas perkotaan, tetapi juga penggunaan sebagai kendaraan keluarga untuk perjalanan jarak jauh.
BACA JUGA: Penjualan Mobil Bensin di Tiongkok Anjlok 40 Persen, Mobil Listrik Makin Dominan
Saat ini, Aion V ditawarkan dalam dua varian di Indonesia. Aion V Exclusive dibanderol mulai Rp499 juta, sedangkan Aion V Luxury dipasarkan dengan harga Rp560 juta. Harga tersebut merupakan harga on the road (OTR) Jakarta.
Bagi GAC Indonesia, peningkatan penjualan Aion V menjadi bagian dari upaya memperluas pasar kendaraan listrik di Indonesia. Dukungan ekosistem Indomobil juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam membangun layanan dan pengalaman kepemilikan kendaraan listrik.
Dengan penjualan 563 unit pada Agustus 2026 dan total 2.228 unit sepanjang Januari-Agustus 2026, Aion V semakin mendapat tempat di pasar SUV listrik Indonesia.
Capaian penjualan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa persaingan mobil listrik di segmen SUV semakin menarik, seiring bertambahnya pilihan kendaraan listrik yang menawarkan kombinasi jarak tempuh, teknologi, fitur keselamatan, dan kenyamanan.
(om/mg)








