Mitsubishi Fuso Perkenalkan Next Generation Zero Down Time di GIIAS 2026

Mitsubishi Fuso Zero Down Time

OTO Mounture — PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi kendaraan niaga Mitsubishi Fuso di Indonesia, memperkenalkan ekosistem layanan Next Generation Zero Down Time (ZDT) dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

Kehadiran layanan ini menjadi langkah Mitsubishi Fuso dalam menjawab kebutuhan pelaku bisnis dan industri logistik yang semakin mengandalkan kendaraan niaga sebagai bagian penting dari operasional.

Bagi perusahaan yang mengandalkan armada kendaraan, downtime bukan sekadar persoalan teknis. Ketika kendaraan berhenti beroperasi, aktivitas distribusi juga dapat terganggu dan berpotensi menyebabkan hilangnya waktu serta pendapatan.

Melalui Next Generation ZDT, Mitsubishi Fuso ingin memastikan kendaraan konsumen dapat terus beroperasi secara optimal dengan dukungan layanan yang semakin terintegrasi dan berbasis teknologi.

Konsep Zero Down Time Mitsubishi Fuso sebenarnya telah diperkenalkan sejak 2015. Seiring perkembangan teknologi dan kebutuhan konsumen, konsep tersebut kini berkembang dari layanan pemeliharaan tanggap darurat menjadi ekosistem layanan yang lebih komprehensif.

Salah satu teknologi yang menjadi bagian dari Next Generation ZDT adalah Runner Telematics.

Sistem tersebut memungkinkan pemantauan kendaraan secara real time sehingga potensi masalah dapat diidentifikasi lebih awal sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius.

Dengan pendekatan tersebut, Mitsubishi Fuso berupaya membantu konsumen meminimalkan risiko kendaraan berhenti beroperasi sekaligus menekan Total Cost of Ownership (TCO).

Artinya, perawatan kendaraan tidak hanya dilakukan setelah masalah terjadi, tetapi dapat dilakukan secara lebih proaktif berdasarkan kondisi kendaraan.

BACA JUGA: New Daihatsu Sigra 1.2R Punya Tampilan Lebih Sporty, Ini Fitur dan Spesifikasinya

Next Generation ZDT Mitsubishi Fuso juga menghadirkan dedicated on-site Advisor.

Tenaga ahli tersebut ditempatkan secara langsung di lokasi operasional konsumen fleet. Kehadiran Advisor diharapkan dapat mempercepat respons terhadap kebutuhan perawatan maupun permasalahan kendaraan yang terjadi di lapangan.

Selain dukungan tenaga ahli, Mitsubishi Fuso juga memperluas hub suku cadang regional yang ditempatkan lebih dekat dengan koridor industri utama.

Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan ketersediaan suku cadang sehingga waktu tunggu ketika kendaraan membutuhkan perbaikan dapat ditekan.

Mitsubishi Fuso juga menerapkan fitur Geofence Clock In & Clock Out untuk memberikan transparansi mengenai durasi pengerjaan servis secara lebih presisi.

Untuk mendukung ekosistem Zero Down Time, Mitsubishi Fuso mengandalkan jaringan layanan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Jaringan tersebut mencakup 19 lokasi Bengkel 24 Jam Non-Stop yang beroperasi 365 hari dalam setahun, 135 unit Mobile Workshop Service (MWS), dan 22 Parts Depo yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Kehadiran Mobile Workshop Service menjadi penting bagi konsumen yang mengoperasikan kendaraan di lokasi yang jauh dari jaringan bengkel konvensional.

Dengan layanan tersebut, dukungan teknis dapat diberikan langsung mendekati lokasi kendaraan yang membutuhkan penanganan.

BACA JUGA: UD Trucks Extra Mile Challenge 2026 Lahirkan Pengemudi Truk Terbaik, Crisanto Melaju ke Jepang

Mitsubishi Fuso juga menghadirkan program ASS Tailor-Made yang dirancang untuk memberikan dukungan berdasarkan kebutuhan dan karakter operasional masing-masing konsumen.

Program ini memungkinkan bentuk dukungan yang lebih fleksibel, termasuk kerja sama pengembangan bengkel milik konsumen dengan standar Mitsubishi Fuso.

Selain itu, terdapat pula penerapan fuel cleaning system sebagai salah satu upaya mengantisipasi penggunaan bahan bakar B50.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa layanan purnajual Mitsubishi Fuso tidak hanya berfokus pada kendaraan, tetapi juga menyesuaikan dengan kondisi operasional dan kebutuhan bisnis konsumen.

Pada 2026, Mitsubishi Fuso juga meresmikan dua lokasi FUSO Service Center. Fasilitas tersebut ditujukan untuk mendukung konsumen yang beroperasi di area terpencil, khususnya yang berdekatan dengan wilayah pertambangan dan perkebunan.

Dengan konsep on-site, konsumen tidak perlu membawa kendaraan keluar dari lokasi operasional untuk mendapatkan layanan servis. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penanganan kendala teknis sekaligus mengurangi waktu kendaraan tidak beroperasi.

Aji Jaya, Sales and Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, mengatakan Zero Down Time bukan sekadar slogan layanan purnajual.

“Zero Down Time bukan sekadar slogan layanan purnajual, melainkan standar baru kepastian operasional yang kami berikan kepada konsumen.”

Menurutnya, dukungan jaringan layanan, tenaga ahli di lapangan, serta pemanfaatan teknologi telematika menjadi bagian penting dalam menjaga kendaraan konsumen tetap produktif.

Dengan ekosistem Next Generation Zero Down Time, Mitsubishi Fuso berupaya mengubah pendekatan perawatan kendaraan niaga dari sekadar memperbaiki kerusakan menjadi langkah preventif yang dapat membantu konsumen mengantisipasi potensi masalah sejak dini.

Bagi sektor logistik, pertambangan, perkebunan, maupun bisnis lain yang bergantung pada armada kendaraan niaga, pendekatan tersebut menjadi semakin penting karena setiap menit kendaraan berhenti dapat berdampak terhadap produktivitas bisnis.

(om/ns)

 

 

, , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *