
OTO Mounture — Meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi membuat total cost of ownership (TCO) menjadi salah satu faktor penting sebelum membeli mobil baru. Tak hanya harga kendaraan, konsumen kini juga mempertimbangkan biaya pengisian daya, konsumsi bahan bakar, hingga biaya perawatan berkala.
Menjawab kebutuhan tersebut, Geely Auto Indonesia menghadirkan Geely Starray EM-i, SUV Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang menawarkan efisiensi kendaraan listrik sekaligus fleksibilitas mesin bensin untuk perjalanan jarak jauh.
Dengan kombinasi teknologi hybrid, biaya operasional yang kompetitif, dan jarak tempuh lebih dari 1.000 km, Geely Starray EM-i menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan elektrifikasi tanpa khawatir soal pengisian daya.
Kendaraan Elektrifikasi Semakin Diminati
Berdasarkan data GAIKINDO, kendaraan elektrifikasi menyumbang sekitar 26 persen dari total penjualan kendaraan nasional sepanjang Januari hingga Mei 2026.
Tren tersebut menunjukkan semakin banyak konsumen Indonesia yang mulai beralih ke kendaraan ramah lingkungan karena menawarkan efisiensi biaya operasional sekaligus kenyamanan untuk penggunaan sehari-hari.
Geely Starray EM-i Gabungkan Efisiensi EV dan Fleksibilitas Hybrid
Geely Starray EM-i mengusung teknologi Plug-in Hybrid (PHEV) yang memungkinkan kendaraan berjalan menggunakan tenaga listrik murni maupun kombinasi mesin bensin dan motor listrik.
SUV ini dibekali:
– Baterai berkapasitas 18,4 kWh
– Jarak tempuh listrik hingga 105 km (NEDC)
– Tangki bahan bakar 51 liter
– Jarak tempuh kombinasi lebih dari 1.000 km
Dengan konfigurasi tersebut, pengguna dapat memanfaatkan Pure EV Mode untuk mobilitas harian, sementara mesin bensin siap digunakan saat menempuh perjalanan luar kota tanpa rasa khawatir terhadap ketersediaan stasiun pengisian daya.
Konsumsi BBM Capai 80,7 Km per Liter
Dalam pengujian rute Jakarta–Bandung–Jakarta menggunakan Hybrid Mode, Geely Starray EM-i mencatat konsumsi bahan bakar sebesar 1,24 liter per 100 km, atau setara 80,7 km per liter.
Hasil tersebut menunjukkan efisiensi yang tinggi untuk kendaraan PHEV, terutama saat memanfaatkan kombinasi kerja motor listrik dan mesin bensin.
Biaya Cas Geely Starray EM-i di Rumah
Bagi pengguna yang melakukan pengisian daya di rumah (home charging), biaya operasional tetap tergolong ekonomis.
Estimasi Home Charging
– Kapasitas baterai: 18,4 kWh
– Jarak tempuh kombinasi: >1.000 km
– Konsumsi BBM: 1,24 L/100 km
– Efisiensi: 80,7 km/liter
– Biaya sekali charging penuh: Rp31.280
– Estimasi biaya mingguan: Rp102.860–Rp154.290
– Estimasi biaya bulanan: Rp514.300–Rp771.450
Estimasi tersebut sudah memperhitungkan penggunaan Hybrid Mode untuk aktivitas harian.
Biaya Charging di SPKLU
Apabila menggunakan SPKLU, biaya operasional bulanan masih tergolong kompetitif.
Estimasi Pengisian di SPKLU
– Kapasitas baterai: 18,4 kWh
– Charging penuh: Rp45.374
– Biaya mingguan: Rp131.048–Rp196.572
– Biaya bulanan: Rp655.240–Rp982.860
Perhitungan tersebut mencakup pengisian daya rutin, pengisian bensin penuh sekitar 1 kali per bulan, dan harga BBM RON 92 sebesar Rp16.250/liter.

Biaya Servis Hanya Sekitar Rp273 Ribu per Bulan
Selain hemat energi, Geely Starray EM-i juga menawarkan biaya perawatan yang kompetitif. Mobil ini memiliki jadwal servis berkala hingga 75.000 km atau sekitar lima tahun.
Jika dirata-ratakan, biaya servis hanya sekitar Rp273 ribu per bulan, sehingga membantu menekan total biaya kepemilikan selama masa penggunaan.
Garansi dan Layanan Purna Jual
Untuk memberikan rasa aman kepada pelanggan, Geely Auto Indonesia melengkapi Starray EM-i dengan berbagai layanan purna jual, antara lain:
– Garansi kendaraan
– Garansi baterai hingga 8 tahun atau 180.000 km
– Emergency Roadside Assistance (ERA)
– Wall Charger atau Portable Charger
– Dukungan layanan purna jual melalui jaringan dealer Geely di Indonesia
Dengan kombinasi efisiensi energi, biaya operasional yang kompetitif, serta jarak tempuh lebih dari 1.000 km, Geely Starray EM-i menawarkan solusi mobilitas bagi konsumen yang menginginkan kepraktisan kendaraan listrik tanpa mengorbankan fleksibilitas perjalanan jarak jauh.
(adv)








