
OTO Mounture — Bagi kalian yang hobi melakukan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi, terutama mobil, persiapan sebelum berangkat menjadi hal yang sangat penting. Tidak hanya memastikan bahan bakar cukup, kondisi kendaraan juga harus diperiksa secara menyeluruh.
Salah satu komponen yang sering terlupakan adalah ban serep mobil. Padahal, ban cadangan ini memiliki peran penting ketika ban utama mengalami kebocoran atau kempis di tengah perjalanan.
Ban serep biasanya tersedia pada mobil yang belum menggunakan teknologi Run Flat Tire (RFT). Umumnya ban ini disimpan di bagian belakang kendaraan, baik di bagasi maupun di kolong mobil.
Sesuai namanya, ban serep berfungsi sebagai cadangan ketika ban utama tidak dapat digunakan. Karena perannya yang krusial, kondisi ban serep juga perlu mendapatkan perawatan secara berkala agar tetap siap digunakan kapan saja.
Jika dibiarkan tanpa perawatan, ban serep bisa mengalami penurunan kualitas sehingga tidak dapat digunakan saat dibutuhkan. Tentu saja kondisi ini bisa sangat merepotkan, terutama ketika sedang berada jauh dari bengkel atau di perjalanan jarak jauh.
BACA JUGA: Mobilitas Ramadan Lebih Nyaman dengan Kia Sonet Terbaru, Ini Fitur Unggulannya
Dilansir dari laman Mitsubishi Motors Indonesia, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga kondisi ban serep tetap baik.
1. Periksa tekanan angin secara rutin
Meskipun jarang digunakan, tekanan angin pada ban serep tetap bisa berkurang akibat proses penguapan udara selama disimpan.
Karena itu, pemilik mobil disarankan untuk memeriksa tekanan angin ban serep setidaknya satu bulan sekali. Idealnya, tekanan angin ban serep diisi sekitar 5–8 PSI lebih tinggi dibandingkan ban utama, sehingga tetap siap digunakan saat diperlukan.
2. Jaga kebersihan ban dan velg cadangan
Selain tekanan angin, kebersihan ban serep juga perlu diperhatikan. Pastikan ban dan velg cadangan tidak dipenuhi kotoran, debu, atau cipratan lumpur.
Membersihkan ban serep secara berkala dapat mencegah timbulnya karat pada velg serta menjaga kondisi ban tetap optimal saat digunakan.
3. Sesekali gunakan ban serep
Meski jarang dipakai, ban serep sebaiknya tetap digunakan sesekali dengan cara melakukan rotasi ban.
Hal ini bertujuan agar karet ban tidak menjadi kaku atau pecah akibat terlalu lama tidak digunakan. Selain itu, rotasi ban juga membuat usia pakai ban menjadi lebih merata sehingga tidak ada ban yang aus lebih cepat dibandingkan yang lain.
BACA JUGA: Peran Teknologi ADAS dalam Meningkatkan Keselamatan Berkendara di Jalan Raya
Kurangnya perhatian terhadap ban serep dapat menyebabkan ban cadangan kempis atau bahkan tidak bisa digunakan saat kondisi darurat.
Karena itu, sebelum melakukan perjalanan jauh, ada baiknya memastikan kondisi ban serep mobil dalam keadaan prima. Langkah sederhana ini dapat membantu menghindari berbagai masalah yang tidak diinginkan selama perjalanan.
Dengan perawatan yang rutin, ban serep akan selalu siap digunakan kapan pun dibutuhkan.
(om/ns)








