
OTO Mounture — Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mengungkap dinamika penjualan sepeda motor di Indonesia selama hampir tiga dekade terakhir. Angkanya menunjukkan fluktuasi tajam, mulai dari masa krisis, pertumbuhan pesat, hingga pemulihan pascapandemi.
Lalu, kapan penjualan motor Indonesia paling tinggi?
Rekor Tertinggi: 2011 Tembus 8 Juta Unit
Berdasarkan data AISI, puncak penjualan sepeda motor terjadi pada 2011 dengan total 8.012.540 unit. Angka ini menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah industri roda dua nasional.
Sebelumnya, tren kenaikan sudah terlihat sejak awal 2000-an:
– 2005: 5.074.186 unit
– 2008: 6.215.830 unit
– 2010: 7.369.249 unit
– 2011: 8.012.540 unit (rekor tertinggi)
Lonjakan tersebut dipicu oleh pertumbuhan ekonomi, kemudahan kredit kendaraan bermotor, serta meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat.
BACA JUGA: Bridgestone Ingatkan Cek Ban Mobil Hybrid Sebelum Berangkat Mudik
Titik Terendah: Krisis 1998 dan Pandemi 2020
Di sisi lain, industri motor nasional juga pernah mengalami penurunan drastis.
– 1998: 433.549 unit
– 2020: 3.660.616 unit
Pada 1998, krisis moneter membuat penjualan anjlok lebih dari 70% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara pada 2020, pandemi COVID-19 menyebabkan pelemahan daya beli dan pembatasan aktivitas, sehingga pasar turun hampir separuh dari 2019.
Fase Stabil di Atas 6 Juta Unit
Setelah sempat turun akibat pandemi, pasar sepeda motor Indonesia kembali menunjukkan pemulihan:
– 2021: 5.057.516 unit
– 2022: 5.221.470 unit
– 2023: 6.236.992 unit
– 2024: 6.333.310 unit
– 2025: 6.412.769 unit
Sejak 2023, penjualan kembali stabil di atas 6 juta unit per tahun, mendekati level sebelum pandemi.
BACA JUGA: Laba Astra 2025 Turun 3 Persen, Bisnis Otomotif Tetap Stabil di Tengah Lesunya Pasar Mobil
Data AISI menunjukkan bahwa industri sepeda motor Indonesia tergolong tangguh. Meski pernah jatuh pada 1998 dan 2020, pasar mampu bangkit dan kembali ke level jutaan unit per tahun.
Dengan populasi besar dan kebutuhan transportasi yang tinggi, Indonesia tetap menjadi salah satu pasar sepeda motor terbesar di dunia.
Ke depan, tren elektrifikasi dan perubahan preferensi konsumen diprediksi akan menjadi faktor penting dalam menentukan arah pertumbuhan industri roda dua nasional.
Dari data tersebut, 2011 masih menjadi tahun emas penjualan motor Indonesia. Pertanyaannya, mampukah pasar kembali menembus angka 8 juta unit dalam beberapa tahun ke depan?
(om/ril/ls)








