Simak! Ini Kiat Rawat Pelek Sepeda Motor agar Awet

Ilustrasi (dok. Suzuki Indonesia)

OTO Mounture — Melakukan perawatan sepeda motor merupakan salah satu hal yang perlu dilakukan secara berkala oleh pemilik kendaraan. Hal ini agar performa ‘kuda besi’ tetap prima dan awet.

Salah satu komponen yang perlu dilakukan perawatan ialah pelek. Sebagai salah satu penunjang penampilan, pelek motor juga menjadi salah satu faktor kenyamanan saat berkendara, di mana pengendara akan nyaman memegang kendali motornya saat di jalan.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini beberapa kiat untuk merawat pelek sepeda motor agar tetap awet.

1. Jaga kebersihan

Langkah pertama untuk merawat pelek motor ialah dengan menjaga kebersihannya. Sebab kondisi pelek motor yang bersih akan membuat komponen ini terhindar dari efek korosi yang mungkin menghampiri.

Terlebih jika pelek yang digunakan masih menggunakan model jari-jari, terutama yang berbahan dasar besi. Adapun kebersihan pelek menjadi sangat penting, sebab kotoran yang terjebak di bagian lubang jari-jari sangat mungkin berujung menimbulkan korosi bila tak segera dibersihkan.

Parahnya lagi, efek korosi juga bisa menyebar sampai ke bagian dalam pelek motor jari-jari bila dibiarkan. Sehingga berpotensi membuat ban dalam mengalami kebocoran akibat gram besi efek dari korosi.

Sementara untuk pelek model palang, kotoran yang dibiarkan sangat mungkin akan menyelip di sela-sela bearing pada bagian lubang as. Jika dibiarkan, sangat mungkin komponen bearing di pelek motor akan terganggu dan rusak.

BACA JUGA: Kiat untuk Beli Sepeda Motor Bekas

2. Hindari jalan berlubang

Saat berkendara sebisa mungkin untuk menghindari jalan berlubang atau tidak rata karena kondisi tersebut sangat mungkin akan membuat pelek menjadi tidak rata atau speleng. Kondisi buruknya, pelek motor bahkan bisa mengalami bengkok bila menghantam lubang di jalan dengan kecepatan tinggi.

3. Pompa ban

Untuk menjaga ketahanan pelek motor, ada baiknya untuk melakukan pengecekan juga pada ban sepeda motor. Lakukan pemompaan ban secara berkala, jangan sampai ban kempes dipaksakan untuk digunakan berkendara yang akan berefek pada pelek motor menjadi mudah rusak atau speleng.

BACA JUGA: Ini Tanda Kampas Rem Motor Perlu Diganti

4. Setel pelek

Melakukan penyetelan pada pelek dilakukan agar kenyamanan saat berkendara tetap terjaga. Penyetelan wajib dilakukan terutama bagi pemilik motor yang menggunakan pelek motor model jari-jari.

Sebab, pelek motor modek jari-jari yang menggunakan batang-batang metal sebagai penahan sangat mungkin berubah ketegangannya seiring penggunaan. Penyetelan dilakukan untuk mengembalikan ketegangan jari-jari agak kembali kokoh. Waktu ideal untuk melakukan penyetelan pelek jari-jari ialah enam bulan sekali.

Sedangkan untuk pelek motor model palang, penyetelan juga bisa dilakukan. Namun untuk pelek motor model palang penyetelan hanya dilakukan ketika terasa speleng. Jadi tak perlu rutin dilakukan seperti pelek motor jari-jari. (OM/LS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *