Perhatikan Hal Ini saat Tidak Menggunakan Mobil dalam Waktu Lama

Ilustrasi (dok. TAM)

OTO Mounture — Di tengah pandemi seperti saat ini, bepergian menjadi hal yang sangat jarang dilakukan. Hal itu berdampak pula pada kendaraan yang biasa digunakan menjadi lebih sering terparkir di rumah saja.

Adapun momen seperti itu menjadi waktu yang tepat untuk ‘mengistirahatkan’ mobil di rumah. Namun, sebelum melakukan itu, pemilik kendaraan pun harus memperhatikan beberapa langkah supaya kendaraan yang ditinggal tanpa kendala.

Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum ‘mengistirahatkan’ mobil seperti dikutip dari Auto2000.

1. Perhatikan lokasi parkir

Hindari mobil dari paparan panas sinar matahari dan air hujan yang bisa membuat cat mobil cepat kotor, kusam, dan memudar jika diparkir di dalam garasi atau carport. Manfaatkan car cover atau selimut mobil andai carport tidak ada atap.

2. Cuci mobil hingga bersih

Meski ditinggal di dalam rumah, mobil tetap bisa kotor oleh debu atau air hujan sehingga harus dibersihkan. Bagian dalam juga harus dibersihkan mengingat sering dipakai beraktivitas dan mencegah masuknya binatang liar.

3. Keluarkan barang pribadi dari dalam mobil

Keluarkan barang pribadi seperti kartu e-tol, kacamata, pemantik api, power bank, sepatu, dan barang berharga lainnya untuk menghindari dari risiko tidak terduga seperti kemalingan atau kebakaran.

4. Tambah tekanan angin ban

Sebaiknya pemilik kendaraan mengisi tekanan angin seluruh ban mobil sedikit lebih tinggi dari rekomendasi pabrikan sekitar 5 PSI lantaran tekanan angin ban mobil yang berdiam di rumah akan lebih cepat berkurang.

5. Hindari penggunaan rem parkir dan isi penuh tangki bensin

Ada kasus di mana kampas rem menempel kuat ke bagian dalam teromol dan sulit lepas karena mobil diparkir terlalu lama. Oleh sebab itu, lepaskan rem parkir dan gunakan wheel chock khusus pengganjal ban mobil.

Selain itu, bahan bakar di dalam mobil yang ditinggal dalam jangka waktu lama tidak bisa dibiarkan kosong karena akan mengakibatkan oksidasi dan membuat karat timbul di dalam tangki bensin.

6. Panaskan dan jalankan mobil

Mesin mobil harus dipanaskan seminggu dua kali selama 10 menit untuk mengisi arus aki dan oli mesin bersirkulasi. Bawa mobil keliling lingkungan rumah agar ban berputar dan terhindar dari kerusakan akibat hanya bertumpu di satu titik.

7. Waspada kebocoran

Lakukan pemeriksaan secara berkala ke seluruh bagian mobil, seperti ruang mesin, kabin, hingga bagian kolong untuk memastikan tidak ada kebocoran.

8. Perbaiki bodi dan rawat kabin kendaraan

Selagi tidak ada kegiatan rutin, pemilik kendaraan dapat memanfaatkan momen libur Lebaran seperti saat ini untuk memperbaiki bodi kendaraan yang rusak. (OM/RIL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *