
OTO Mounture — Pecah ban masih menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan di jalan raya. Kondisi ini sering terjadi secara tiba-tiba dan berisiko tinggi, terutama saat kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi.
Karena itu, penting bagi pemilik kendaraan untuk memahami apa saja faktor yang bisa menyebabkan ban mobil mudah pecah. Berikut beberapa penyebab yang wajib diwaspadai.
1. Tekanan Angin Ban Kurang
Banyak yang mengira ban akan pecah jika tekanan angin terlalu tinggi. Faktanya, anggapan ini tidak sepenuhnya benar.
Saat tekanan angin berlebih, dinding ban hanya berada dalam kondisi tegang. Bahkan kenaikan tekanan hingga 10 psi umumnya tidak langsung menyebabkan ban pecah.
Sebaliknya, tekanan angin yang kurang justru lebih berbahaya. Ban yang kekurangan angin membuat dinding ban bekerja lebih keras dan bergerak berlebihan. Hal ini bisa merusak kawat baja di dalam ban hingga akhirnya berisiko pecah, terutama saat mobil melaju kencang.
2. Menghantam Lubang di Jalan
Saat roda menghantam lubang, bukan hanya suspensi yang menerima beban, tetapi juga ban. Jika terjadi pada kecepatan tinggi, benturan keras bisa merusak struktur ban, memutus kawat baja di dalam ban, dan menyebabkan benjolan pada ban (bubble).
Ban yang sudah mengalami benjolan memiliki risiko tinggi untuk pecah sewaktu-waktu. Jika kondisi ini terjadi, sebaiknya ban segera diganti.
BACA JUGA: Pembiayaan Mobil Bekas Naik 169% di Awal 2026, Jadi Alternatif Favorit di Tengah Tekanan Ekonomi
3. Tambalan Ban yang Tidak Tepat
Teknik tambal ban yang tidak benar juga bisa menjadi penyebab ban pecah. Metode tambal tusuk (string tubeless) yang memperbesar lubang ban berisiko merusak struktur dalam ban, terutama serat baja. Dalam jangka panjang, kotoran dan air dapat masuk dan menyebabkan korosi.
Akibatnya tekanan angin mudah turun tiba-tiba, struktur ban melemah, dan risiko pecah meningkat saat digunakan dalam perjalanan jauh.
4. Kerikil yang Terjebak di Tapak Ban
Tapak ban dirancang untuk meningkatkan daya cengkeram dan membuang air. Namun, celah pada kembangan ban sering menjadi tempat tersangkutnya kerikil.
Jika dibiarkan kerikil bisa melukai permukaan ban, menyebabkan kerusakan pada struktur dalam, dan memicu korosi pada kawat baja. Karena itu, penting untuk rutin memeriksa dan membersihkan sela-sela ban dari benda asing.
(om/ril)








