Kiat Pengecekan AC Mobil agar Tidak Bermasalah

Ilustrasi – Foto: Auto2000

OTO Mounture — Komponen AC pada mobil menjadi bagian yang cukup penting, terutama saat kondisi cuaca yang sedang panas atau saat turun hujan untuk mencegah kaca mobil berembun.

Untuk itu, penting bagi pemilik kendaraan untuk menjaga kondisi AC agar tetap prima saat digunakan. Dikutip dari siaran pers Auto2000, berikut ini beberapa kiat pengecekan AC mobil agar tidak bermasalah

1. Jaga kebersihan mobil

Menjaga kebersihan mobil terutama interior menjadi hal wajib. Sebab, evaporator AC memanfaatkan udara dari kabin mobil untuk didinginkan. Kalau di dalam mobil kotor, ada kemungkinan kotoran seperti debu ikut terisap ke evaporator. Jelas berbahaya bagi kesehatan dan berpotensi merusak evaporator.

Anda wajib mencegah penumpukan kotoran di evaporator. Jika dibiarkan kotor bahkan lembap, ada risiko karat tumbuh dan membuat evaporator bocor. Hal ini berefek pada kualitas pendinginan yang menurun dan merembet pada kerusakan lainnya.

Masalah lainnya adalah tumbuhnya jamur di evaporator. Selain membuat udara tidak dingin dan bau, jamur dapat merusak evaporator dan membawa bibit penyakit ke dalam kabin. Kondisi kabin kotor juga bisa berpengaruh terhadap kualitas filter kabin atau filter AC.

BACA JUGA: Penjualan Motor di Indonesia Capai 592 Ribuan Unit pada Januari 2024

2. Cek filter kabin

Cek kondisi filter kabin atau filter AC yang bertugas menyaring udara yang diisap oleh evaporator. Filter kabin yang kotor akan menghambat aliran udara dan terpenting adalah membawa debu yang akhirnya menempel di permukaan evaporator.

Kotoran dapat membuat AC mobil tidak dingin dan memicu penyakit pernapasan akibat udara AC yang kotor. Lingkungan sekitar evaporator yang lembap, akan mempercepat proses korosi dan timbulnya bibit penyakit.

Jangan pernah membersihkan filter kabin dengan udara bertekanan karena akan merobek materialnya. Cukup ketuk perlahan supaya kotorannya terbuang. Tapi kalau sudah terlalu kotor atau saatnya servis berkala, silakan berkunjung ke bengkel Auto2000 untuk menggantinya dengan yang baru.

3. Perhatikan kondisi kondensor AC

Kondensor AC punya peluang kotor yang tinggi lantaran terletak di belakang gril mobil. Gunakan air bertekanan untuk meluruhkan debu dan kotoran yang menempel. Tapi arah semprotan harus sejajar dengan sirip kondensor untuk menghindari kerusakan sirip tersebut.

BACA JUGA: Beberapa Keunggulan Desain Suzuki Burgman Street 125EX

4. Periksa freon AC mobil

Freon AC pada prinsipnya bersirkulasi di area yang tertutup, jadi sangat kecil kemungkinan habis. Kondisi AC yang tidak terawat dapat membuat kebocoran sehingga perlahan freon habis. Untuk itu, pastikan volume freon tetap penuh dan tidak ada kebocoran di sistem.

5. Inspeksi kondisi kompresor AC

Berada di ruang mesin yang panas dan kotor, kompresor punya tugas penting memompa cairan refrigerant untuk mendinginkan kabin mobil. Anda harus mengeceknya dari risiko kebocoran pada sambungan selang dan oli kompresor.

Periksa pula tegangan sabuk pemutar kompresor dari kemungkinan longgar atau potensi putus. Dengarkan kalau ada suara aneh dari komponen kompresor AC sebagai penanda masalah seperti kompresi menghilang atau magnetic clutch rusak.

6. Servis berkala

Selain menjaga kebersihan kabin bersama filter kabin dan kondensor, praktis sulit bagi Anda yang awam untuk melakukan perawatan komponen AC mobil lainnya. Untuk itu, silakan berkunjung ke bengkel untuk pengecekan AC. Dengan begitu, AC mobil selalu terjaga prima dan mampu bekerja optimal di saat kondisi panas maupun hujan.

(om/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *