Ini Tanda Mobil Harus Turun Mesin dan Estimasi Biayanya

Ilustrasi Turun Mesin – Foto: Shutterstock

OTO Mounture — Kerusakan pada mesin mobil merupakan salah satu masalah yang seringkali dikhawatirkan. Terlebih kerusakan mesin yang mengharuskan pembongkaran dilakukan dengan turun mesin.

Turun mesin atau overhaul dapat diartikan sebagai kegiatan membongkar dan menurunkan mesin pada sebuah kendaraan. Proses turun mesin ini cukup rumit sehingga harus dilakukan oleh teknisi yang benar-benar sudah berpengalaman.

Karena prosesnya yang rumit dan sulit, tak heran kalau turun mesin membutuhkan biaya yang tak sedikit. Untuk itu, perlu dikenali tanda-tanda mobil harus turun mesin.

Dikutip dari laman Evalube, berikut ini beberapa tanda mobil harus turun mesin.

1. Muncul asap putih

Munculnya asap putih ini kemungkinan disebabkan adanya kerusakan pada komponen mesin atau bagian seal-seal valvenya mulai mengeras. Jangan tunda membawa mobil ke bengkel jika asap putih sudah muncul dari knalpot mobil. Segera konsultasikan dengan teknisi agar ditemukan penyebabnya.

2. Overheat

Mesin mobil yang gampang overheat atau kepanasan saat digunakan bisa juga jadi tanda mobil harus turun mesin. Kenaikan suhu terlalu tinggi bisa jadi tanda ada kerusakan pada mesin sehingga kinerjanya tak optimal.

Jika sudah demikian, jangan paksakan mobil untuk berjalan. Baiknya segera cek air radiator, jika air radiator sudah diisi dan mobil tetap overheat saat digunakan baiknya segera bawa ke bengkel.

BACA JUGA:

Mengenal Fitur ESP pada mobil Suzuki untuk Keselamatan

Mitsubishi Bocorkan Produk Baru yang akan Diluncurkan Hingga 2026 di Indonesia

3. Kepala busi selalu basah

Jika Anda sering menemukan kepala busi mobil terendam oli, bisa juga ini menjadi ciri mobil harus turun mesin. Busi yang selalu basah dengan oli bisa menjadi tanda bahwa oli merembes sampai ke ruang kompresi sehingga jadi mudah terbakar.

4. Air radiator cepat habis

Apabila air radiator berkurang drastis bisa juga jadi tanda mobil perlu segera diperiksa. Penyebab air radiator cepat habis biasanya adalah korosi. Biasanya ada lubang-lubang yang membuat rembes air radiator.

Ciri lain mobil harus turun mesin pada air radiator adalah adanya kontaminasi minyak. Jadi, jangan disepelekan apabila kamu menemukan air radiator bercampur dengan minyak.

Estimasi Biaya Turun Mesin

Sebenarnya biaya overhaul atau turun mesin berbeda-beda di setiap mobil tergantung tingkat kerusakannya. Semakin banyak komponen atau part yang diganti maka semakin mahal biaya yang harus dikeluarkan.

Kisarannya adalah Rp3 juta hingga Rp10 juta. Untuk itu, sebaiknya sediakan sedikitnya Rp10 juta jika akan turun mesin.

Untuk estimasi waktu perbaikan paling sebentar adalah tiga hari karena part yang diperiksa perlu mendetail. Bisa juga lebih dari tiga hari apabila komponen yang perlu diganti perlu dipesan terlebih dahulu.

(om/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *