
OTO Mounture — Pasar SUV di Indonesia selama ini identik dengan model ladder frame yang mengutamakan ketangguhan untuk menghadapi berbagai kondisi jalan. Namun, Chery Tiggo V menawarkan pendekatan berbeda melalui konsep kendaraan yang menggabungkan fungsi SUV dengan MPV tujuh penumpang.
Diperkenalkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Chery Tiggo V mengandalkan fleksibilitas kabin, teknologi modern, serta fitur kenyamanan yang menyasar kebutuhan keluarga dan pengguna dengan aktivitas beragam.
Menariknya, sejumlah fitur yang ditawarkan tidak hanya berfokus pada kenyamanan penumpang, tetapi juga kemudahan bermanuver, kemampuan melintasi medan tertentu, hingga penyediaan sumber listrik untuk kegiatan luar ruangan.
Sebagai catatan, Chery Indonesia belum mengumumkan harga resmi Tiggo V. Melihat apa yang ditawarkan sekilas, mungkin model ini akan dipasarkan dengan kisaran Rp600 juta hingga Rp700 juta. Tentu dia akan berhadapan langsung dengan SUV lain di segmen tersebut seperti Pajero Sports atau Toyota Fortuner.
Bukan tidak mungkin disandingkan dengan dua SUV konvensional tersebut, mengacu pada dimensi, Chery Tiggo V memiliki panjang 4.910 mm, lebar 1.921 mm, dan tinggi 1.790 mm. Mobil ini juga mempunyai ground clearance 220 mm. Chery mengklaim Tiggo V mampu melintasi genangan air hingga kedalaman 700 mm dan menghadapi tanjakan dengan kemiringan hingga 41 derajat.
Lantas, apa saja fitur unggulan Chery Tiggo V yang membuatnya berbeda dari SUV konvensional?
1. Captain Seat di Baris Kedua
Salah satu fitur yang ditawarkan Chery Tiggo V adalah konfigurasi captain seat di baris kedua dengan tata letak kursi 2+2+3.
Selain konfigurasi tersebut, Chery menyediakan pilihan susunan kursi 2+3+2 dan 2+3+3. Kehadiran captain seat memberikan ruang individual bagi penumpang baris kedua sekaligus memudahkan akses menuju baris ketiga tanpa harus melipat kursi.
Fitur ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan perjalanan keluarga. Pada SUV ladder frame di kisaran harga pembanding, konfigurasi captain seat bukan pilihan standar di seluruh model maupun varian.
2. Kabin Fleksibel untuk 2 hingga 7 Penumpang
Chery Tiggo V mengusung konsep square cabin layout yang memungkinkan pengaturan kabin untuk kebutuhan dua, empat, lima, hingga tujuh penumpang. Selain konfigurasi tempat duduk, tersedia pula bed mode yang memungkinkan ruang kabin disesuaikan untuk membawa barang berukuran besar.
Fleksibilitas ini memberikan alternatif bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan untuk berbagai aktivitas, mulai dari perjalanan bersama keluarga hingga membawa perlengkapan untuk kegiatan luar ruangan.

3. Teknologi Easy Turn untuk Mempermudah Manuver
Dimensi kendaraan yang besar kerap menjadi tantangan ketika harus bermanuver di jalan sempit atau melakukan putar balik. Namun lain hal dengan Chery Tiggo V yang dibekali teknologi Easy Turn yang memanfaatkan pengereman roda belakang untuk membantu memperkecil radius putar kendaraan.
Chery mengklaim teknologi ini dapat mengurangi radius putar sekitar 0,5 meter. Jika bekerja sesuai klaim pabrikan, fitur tersebut berpotensi membantu pengemudi ketika parkir, melewati akses terbatas, atau bermanuver di lingkungan perkotaan.
4. Kamera 540 Derajat untuk Membantu Visibilitas
Fitur berikutnya adalah 540 derajat HD Panoramic Camera yang dirancang untuk membantu pengemudi memantau area di sekitar kendaraan.
Sistem kamera ini turut memberikan visualisasi area bawah mobil sehingga pengemudi dapat lebih mudah memperkirakan kondisi permukaan jalan ketika melintasi medan dengan visibilitas terbatas.
Fitur tersebut berpotensi membantu saat melewati jalan rusak, jalur berbatu, atau ruang sempit. Meski demikian, kamera tetap berfungsi sebagai alat bantu pengemudi dan tidak menggantikan kebutuhan untuk memperhatikan kondisi jalan secara langsung.

5. Sistem AC hingga Baris Ketiga dan Pilar C
Kenyamanan penumpang belakang menjadi salah satu aspek yang diperhatikan Chery pada Tiggo V.
Mobil ini dilengkapi Super Cold A/C dan Air Flow Calibration System, dengan ventilasi AC yang menjangkau baris ketiga hingga area pilar C.
Pada kendaraan tiga baris, distribusi udara dingin menjadi faktor penting, terutama ketika seluruh kursi terisi dan mobil digunakan dalam perjalanan jauh.
Kehadiran sistem pendinginan tersebut ditujukan untuk membantu menjaga kenyamanan penumpang di seluruh baris, termasuk saat menghadapi cuaca panas di Indonesia.
6. V2L 2,2 kW dan Split Tailgate
Chery Tiggo V juga menawarkan fitur Vehicle-to-Load (V2L) dengan daya hingga 2,2 kW.
Teknologi ini memungkinkan kendaraan menyuplai listrik untuk perangkat elektronik yang kompatibel, misalnya perlengkapan berkemah, lampu portabel, atau perangkat kerja di luar ruangan. Kemampuan penggunaannya tetap bergantung pada kebutuhan daya perangkat serta kondisi baterai kendaraan.
Selain itu, Tiggo V menggunakan desain split tailgate yang diklaim mampu menopang beban hingga 250 kg.
Bagian belakang ini dapat dimanfaatkan sebagai tempat duduk tambahan atau membantu proses menaikkan dan menurunkan barang. Fitur tersebut menambah aspek kepraktisan, khususnya bagi pengguna yang kerap membawa banyak perlengkapan.
7. Teknologi Hiburan dan Fitur Keselamatan Chery Tiggo V
Di luar deretan fitur tersebut, Tiggo V mendukung konektivitas Wireless Android Auto dan Wireless Apple CarPlay untuk menghubungkan ponsel dengan sistem hiburan kendaraan tanpa kabel.
Fitur keselamatan dan bantuan berkendara yang disiapkan meliputi Forward Collision Warning (FCW), Autonomous Emergency Braking (AEB), Automatic Parking Assist (APA), serta Remote Parking Assist (RPA).
FCW memberikan peringatan ketika sistem mendeteksi potensi tabrakan di depan, sedangkan AEB dapat membantu melakukan pengereman otomatis dalam kondisi tertentu. Sementara itu, APA dan RPA dirancang untuk membantu proses parkir, dengan fungsi yang bergantung pada kemampuan sistem dan kondisi lingkungan.
Namun Ketersediaan setiap fitur pada masing-masing varian belum diinformasikan secara detail oleh Chery Indonesia.

Chery Kembangkan Tiggo V untuk Kebutuhan Konsumen Indonesia
President Director Chery Group Indonesia, Zeng Shuo, mengatakan Tiggo V dikembangkan selama hampir dua tahun dengan melibatkan tim engineer Indonesia dan Tiongkok. Pengembangan tersebut ditujukan untuk menjawab kebutuhan konsumen lokal yang menginginkan kendaraan dengan fungsi beragam.
Menurut Chery, huruf V pada nama Tiggo V merepresentasikan tiga filosofi, yaitu Versatility, Value, dan Victory. Filosofi tersebut sejalan dengan pendekatan produk yang mengutamakan fleksibilitas penggunaan, nilai kendaraan, serta kemampuan memenuhi kebutuhan pengguna yang berbeda-beda.
Chery Tiggo V, Alternatif SUV dengan Fungsi Lebih Fleksibel
Chery Tiggo V menawarkan pendekatan berbeda di tengah pasar SUV yang selama ini banyak diisi model ladder frame. Alih-alih hanya mengandalkan karakter tangguh, kendaraan ini menggabungkan fleksibilitas kabin, konfigurasi tujuh penumpang, teknologi bantuan berkendara, serta fungsi tambahan untuk membawa barang dan memasok listrik.
Meski begitu, konsep dan fitur yang ditawarkan belum otomatis menjadikan Tiggo V pengganti langsung SUV ladder frame. Aspek konstruksi, ketahanan untuk penggunaan berat, kemampuan off-road, dan kebutuhan towing tetap perlu dinilai berdasarkan spesifikasi teknis serta hasil pengujian langsung.
Konsumen juga masih perlu menunggu informasi mengenai harga resmi, jadwal penjualan, spesifikasi lengkap, dan pembagian fitur pada setiap varian.
Dengan konsep yang tidak biasa, Chery Tiggo V menjadi salah satu model yang menarik untuk dicermati di pasar otomotif Indonesia. Seberapa kompetitif kendaraan ini nantinya akan sangat ditentukan oleh harga, kelengkapan fitur, serta performa aktual saat resmi dipasarkan.
(om/ls)








