
OTO Mounture — Vingroup kembali mencatatkan rekor dalam kontribusinya terhadap anggaran negara Vietnam. Pada 2025, perusahaan swasta tersebut menyumbang hampir VND 150 triliun atau sekitar Rp100 triliun ke kas negara.
Berdasarkan pemeringkatan perusahaan swasta dengan kontribusi terbesar terhadap anggaran negara Vietnam yang dipublikasikan CafeF, Vingroup menempati posisi pertama dengan kontribusi mencapai VND 148,773 triliun sepanjang 2025.
Angka tersebut melonjak sekitar 165 persen dibandingkan kontribusi Vingroup pada 2024 yang mencapai lebih dari VND 56,2 triliun.
Dengan capaian tersebut, Vingroup menjadi perusahaan swasta pertama di Vietnam yang menyumbang lebih dari VND 100 triliun dalam satu tahun kepada anggaran negara. Jika dirata-ratakan, kontribusi Vingroup mencapai lebih dari VND 407 miliar setiap hari selama 2025.
Besarnya kontribusi terhadap anggaran negara tersebut sejalan dengan pertumbuhan bisnis Vingroup sepanjang 2025. Vingroup membukukan pendapatan lebih dari VND 332,808 triliun pada 2025, naik sekitar 76 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, laba setelah pajak mencapai lebih dari VND 11,146 triliun, atau tumbuh sekitar 111 persen secara tahunan. Kinerja tersebut menunjukkan pertumbuhan yang cukup kuat dari ekosistem bisnis Vingroup yang mencakup sektor industri dan teknologi, properti, pariwisata, hingga berbagai layanan lainnya.
BACA JUGA: CATL Investasi Rp7 Triliun di Qiyuan, Perkuat Tukar Baterai Truk Listrik
Pertumbuhan Vingroup berlanjut hingga paruh pertama 2026. Pada Januari-Juni 2026, pendapatan bersih konsolidasian Vingroup mencapai VND 222,3 triliun, meningkat 72,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Laba setelah pajak konsolidasian bahkan melonjak sekitar 4,5 kali lipat menjadi VND 20,375 triliun. Capaian tersebut setara dengan sekitar 58 persen dari target laba sepanjang 2026 yang ditetapkan perusahaan.
Salah satu bisnis yang menjadi bagian penting dari ekosistem industri dan teknologi Vingroup adalah VinFast. Pada enam bulan pertama 2026, VinFast mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemain utama kendaraan listrik di Vietnam dengan pengiriman domestik mencapai lebih dari 115.916 unit, naik 72 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Secara global, pengiriman kendaraan listrik VinFast mencapai 128.662 unit, meningkat 78 persen secara tahunan.
Bisnis sepeda motor listrik juga mencatat pertumbuhan signifikan. VinFast mengirimkan hampir 429.175 sepeda motor listrik pada semester pertama 2026, atau sekitar 3,7 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Ekspansi internasional VinFast turut berlanjut dengan total 474 showroom, terutama berada di sejumlah pasar utama Asia.
BACA JUGA: VinFast Cetak Rekor Baru, Penjualan Mobil Listrik Capai 137.697 Unit hingga Juli 2026
Selain VinFast, sektor properti menjadi salah satu penopang kinerja Vingroup. Vinhomes mencatat pendapatan ekuivalen sebesar VND 134,2 triliun pada semester pertama 2026. Angka tersebut sekitar tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Di sektor pariwisata dan perhotelan, Vinpearl juga terus mengembangkan ekosistem destinasi wisata dan perhotelannya sekaligus memperluas portofolio merek.
Vingroup juga mulai mempercepat pengembangan pilar bisnis baru yang dinilai strategis bagi pertumbuhan Vietnam, khususnya infrastruktur dan energi hijau.
Di luar bisnis, Vingroup juga menyatakan terus menjalankan investasi jangka panjang pada bidang kesehatan, pendidikan, kebudayaan dan kesejahteraan sosial.
Melalui Thien Tam Fund, berbagai program sosial telah dijalankan untuk mendukung sektor kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, bantuan bencana, hingga masyarakat rentan.
Hingga saat ini, yayasan tersebut disebut telah mengalokasikan sekitar VND 35 triliun untuk berbagai program kesejahteraan sosial, kemanusiaan dan penghargaan.
Vingroup juga baru-baru ini berkomitmen menambah VND 11 triliun untuk berbagai program yang ditujukan bagi masyarakat yang telah memberikan kontribusi kepada Vietnam.
Kinerja bisnis dan kontribusi tersebut turut mengantarkan Vingroup masuk dalam jajaran 30 perusahaan terbesar di Asia Tenggara.
Vingroup juga untuk tahun ketiga berturut-turut menjadi perusahaan asal Vietnam dengan peringkat tertinggi dalam daftar Fortune 500 perusahaan terbesar di Asia Tenggara.
Rekor kontribusi terhadap anggaran negara Vietnam sekaligus pertumbuhan bisnis Vingroup menunjukkan semakin besarnya peran perusahaan swasta dalam perekonomian Vietnam.
Selain memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara, ekspansi bisnis Vingroup juga menciptakan lapangan kerja, mendorong investasi di berbagai sektor strategis, serta memperkuat posisi perusahaan Vietnam di pasar global.
(om/ns)








