Hyundai dan ITB Lanjutkan Kolaborasi Riset Tingkatkan Kemampuan Perintah Suara

OTO Mounture — PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) menerima kunjungan kerja dari Institut Teknologi Bandung (ITB) beserta tim peneliti.

Kunjungan tersebut dalam rangka penelitian dan pengembangan bersama yang dilakukan HMMI dan ITB dalam mengembangkan fitur perintah suara berbasis Artificial Intteligence (AI).

Presiden Direktur PT HMMI, Bong Kyu Lee, menuturkan pihaknya sangat puas dengan kerja sama yang sudah terjalin bersama ITB selama ini.

“Kami yakin lewat kolaborasi berkelanjutan bersama dunia pendidikan dan penelitian Indonesia seperti ini, teknologi serta aplikasi dari teknologi canggih Hyundai bisa mendapatkan formula fungsi terbaiknya,” katanya melalui keterangan resmi, belum lama ini.

BACA JUGA: OLXmobbi Hadirkan Layanan Terintegrasi dengan Grup Astra

Penelitian bersama ITB ini merupakan bagian dari kerja sama yang sudah berjalan sejak 2023 dan akan terus berjalan untuk beberapa tahun ke depan.

Riset bersama dunia akademik Indonesia ini bertujuan melakukan pengumpulan data penunjang fitur perintah suara. Data ini nantinya akan dijadikan basis untuk fitur perintah suara interaktif yang canggih pada mobil-mobil Hyundai.

Sebagai bagian dari komitmennya dalam beroperasi di Tanah Air, Hyundai Motor Manufacturing Indonesia bertujuan untuk berkembang bersama dengan Indonesia, salah satunya dengan melakukan penelitan bersama serta berbagi teknologi dengan akademisi.

Langkah ini diyakini dapat bermanfaat banyak dalam meningkatkan ekosistem industri khususnya dalam bidang teknologi.

BACA JUGA: Duh! Penjualan Mobil di Indonesia Ambruk pada April 2024

Ketua Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPiK) ITB, Sugeng Joko Sarwono, mengungkapkan ITB berupaya untuk menjadi lembaga yang mencerminkan kelokalan Indonesia namun tetap berorientasi pada global.

“Karenanya proyek pengenalan suara ini dikembangkan bukan hanya menggunakan teknologi terkini, tapi berkaitan dengan Masyarakat Indonesia sebagai pengguna teknologi. Harapan kami, kerjasama antara ITB dengan Hyundai bisa terus berlanjut,” jelas dia.

“Ke depannya, kami berharap kolaborasi dapat membawa manfaat yang baik bagi semua pihak dan lebih utama lagi, mewujudkan mobilitas terbaik bagi masa depan Indonesia,” tutup Bong Kyu Lee.

Kolaborasi antara manufaktur Hyundai dalam rangka pengembangan dan penelitian tak cuma berjalan dengan kalangan akademisi. Dengan komitmen tumbuh dan berkembang bersama Indonesia, HMMI juga secara berkelanjutan melakukan pelatihan bersama para pemasok lokal.

Lewat program peningkatan kemampuan ini, para supplier dibina untuk meningkatkan kapabilitas penelitian dan pengembangan komponen hingga disertifikasi oleh prinsipal Hyundai untuk menciptakan desain komponen secara mandiri.

(om/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *