Centrepark Perluas EV Charging “Blue Charge”, Bidik Pertumbuhan Transaksi dan Revenue 2026

Centrepark Media Gathering 2026
Foto: OTO Mounture/Luchito Sangsoko

OTO Mounture — Centrepark terus memperkuat perannya dalam ekosistem mobilitas perkotaan dengan memperluas layanan EV charging “Blue Charge” di berbagai lokasi strategis.

Saat ini, Centrepark telah mengoperasikan fasilitas pengisian kendaraan listrik di 40 lokasi dan berencana menambah titik baru seiring pertumbuhan kebutuhan kendaraan listrik di Indonesia.

Chief Strategy Officer Centrepark, Stephen Roy Imantaka, mengungkapkan bahwa Centrepark telah memiliki infrastruktur EV charging yang lengkap, mulai dari AC charging hingga DC fast charging, termasuk perizinan operasional yang memungkinkan perusahaan menawarkan tarif kompetitif setara SPKLU.

“Kami sudah punya EV charging sendiri yang namanya Blue Charge di 40 lokasi. Ke depan tentu akan ada penambahan di lokasi baru. Kami juga terbuka untuk kerja sama dengan operator lain, tapi saat ini Centrepark sudah memiliki infrastruktur yang siap,” katanya pada acara Media Gathering di Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026.

BACA JUGA: Bukan Sekadar Lahan Parkir, Centrepark Soroti Masa Depan Mobilitas Perkotaan

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa penambahan fasilitas EV charging ke depan akan sangat bergantung pada pola demand di tiap kawasan. Dari sisi kesiapan, Centrepark disebut telah siap secara teknologi dan operasional.

“Untuk penambahan EV charging, yang pasti kami sudah ready. Tinggal menentukan demand-nya ada di mana,” jelasnya.

Selain pengembangan EV charging, Centrepark juga menargetkan peningkatan trafik dan transaksi parkir sepanjang tahun ini. Dengan melihat histori kinerja tahun sebelumnya yang fluktuatif, Centrepark optimistis dapat mencatat pertumbuhan, terutama dari pembukaan lokasi baru.

“Untuk lokasi baru, kami harapkan bisa tumbuh double digit,” tambah Stephen.

BACA JUGA: Ramaikan IIMS 2026, Motul Hadirkan Promo Menarik hingga Peluncuran Produk Baru

Pada kesempatan sama, Director Centrepark Group Charles Richard Oentomo, menyebutkan bahwa pertumbuhan bisnis Centrepark masih didorong oleh kota-kota dengan tingkat mobilitas tinggi, khususnya Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

“Pertumbuhan Centrepark terbesar masih di Jakarta karena mobilitasnya sangat tinggi, disusul Bandung dan Surabaya,” ungkap dia.

Untuk tahun berjalan, Centrepark menargetkan pertumbuhan revenue sebesar 10–15 persen, seiring dengan ekspansi proyek dan optimalisasi lokasi eksisting.

“Market share Centrepark saat ini masih di kisaran 10–15 persen, jadi ruang tumbuh bisnis ini masih sangat besar,” jelasnya.

Dengan pengembangan EV charging Blue Charge dan ekspansi bisnis parkir, Centrepark menegaskan posisinya sebagai bagian penting dari ekosistem mobilitas perkotaan dan transisi kendaraan listrik di Indonesia.

Integrasi parkir dan EV charging dinilai menjadi salah satu kunci dalam menciptakan layanan mobilitas yang efisien, terjangkau, dan berkelanjutan.

(om/ls)

 

 

, , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *