
OTO Mounture — PT Bridgestone Tire Indonesia atau Bridgestone Indonesia resmi menerima sertifikat Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Penghargaan ini diterima bertepatan dengan perayaan 50 tahun perjalanan perusahaan di Indonesia dan menjadi bukti komitmen Bridgestone dalam menerapkan standar kepatuhan, keamanan, serta tata kelola rantai pasok internasional yang baik.
Penerimaan sertifikat tersebut berlangsung di Jakarta pada 16 Juni 2026 dan menjadi salah satu pencapaian penting bagi perusahaan ban global yang telah beroperasi selama lima dekade di Tanah Air.
Authorized Economic Operator (AEO) merupakan program kemitraan strategis yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk membangun rantai pasok perdagangan internasional yang aman, efisien, dan terpercaya.
Perusahaan yang memperoleh status AEO dinilai telah memenuhi berbagai standar terkait kepatuhan kepabeanan, keamanan operasional, serta tata kelola rantai pasok internasional.
Dengan status tersebut, perusahaan dapat memperoleh sejumlah kemudahan dalam aktivitas ekspor dan impor yang mendukung kelancaran operasional bisnis.
BACA JUGA: New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Hadir dengan Desain Baru dan Performa Lebih Kencang
Presiden Direktur Mukiat Sutikno menyampaikan apresiasinya kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai atas dukungan yang diberikan selama proses sertifikasi hingga operasional ekspor-impor perusahaan.
Menurutnya, berbagai kemudahan yang diberikan melalui program AEO memberikan manfaat nyata dalam mempercepat arus barang dan meningkatkan efisiensi kegiatan perdagangan internasional.
Mukiat juga menegaskan bahwa pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bridgestone Indonesia dan turut dibagikan kepada kantor regional perusahaan di kawasan Asia Pasifik.
Bridgestone Indonesia tercatat sebagai salah satu dari 34 perusahaan di Indonesia yang berhasil memperoleh sertifikat AEO pada tahun 2026.
Perusahaan menyelesaikan seluruh tahapan proses sertifikasi yang berlangsung sejak September 2025 hingga Mei 2026.
Keberhasilan memperoleh sertifikasi ini menunjukkan bahwa Bridgestone telah memenuhi standar tinggi yang ditetapkan pemerintah terkait kepatuhan dan keamanan dalam rantai pasok global.
BACA JUGA: Wuling Gandeng GrabRentals, Serahkan Armada BinguoEV untuk Perluas Mobilitas Listrik
Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea dan Cukai, Budi Prasetiyo, menjelaskan bahwa program AEO menjadi simbol perusahaan terpercaya dalam perdagangan internasional.
Menurutnya, perusahaan yang memperoleh pengakuan tersebut menunjukkan komitmen kuat terhadap kepatuhan regulasi, keamanan operasional, dan tata kelola bisnis yang baik.
Selain memberikan manfaat bagi perusahaan, semakin banyaknya pelaku usaha yang mendapatkan sertifikat AEO juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.
Penerimaan sertifikat AEO disebut memiliki makna khusus karena bertepatan dengan peringatan 50 tahun kehadiran Bridgestone di Indonesia.
Selama lima dekade terakhir, Bridgestone telah menjadi salah satu pemain utama di industri ban nasional dengan produk yang digunakan pada berbagai segmen kendaraan, mulai dari kendaraan penumpang hingga kendaraan komersial.
Pencapaian ini semakin memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu pelaku industri otomotif yang berkomitmen terhadap standar internasional dan keberlanjutan bisnis jangka panjang.
Di tengah meningkatnya kompleksitas perdagangan global, keamanan dan transparansi rantai pasok menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan mitra bisnis maupun pelanggan.
Melalui sertifikat AEO, Bridgestone Indonesia menunjukkan keseriusannya dalam menerapkan praktik tata kelola yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, serta sistem keamanan yang mendukung kelancaran aktivitas perdagangan internasional.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan daya saing di pasar global.
(om/pd)








