Viral Curhatan Pemilik Omoda E5 Usai Terjang Banjir, Baterai Diganti dan Kini Kembali Normal

Foto: Facebook/Lucky Alfa Riztri

OTO Mounture — Pengalaman pemilik mobil listrik kembali menjadi perhatian publik setelah seorang pengguna membagikan kronologi panjang terkait mobil listriknya di media sosial. Pemilik Chery Omoda E5 bernama Lucky Alfa Riztri mengungkapkan pengalamannya setelah mobilnya mengalami masalah usai melintasi genangan banjir.

Curhatan tersebut dibagikan melalui grup Facebook Omoda E5 Indonesia (OE5I) dan langsung menarik perhatian warganet.

Dalam unggahannya, Lucky menyampaikan bahwa mobil listriknya akhirnya kembali normal setelah dilakukan penggantian baterai oleh pihak pabrikan.

Lucky menjelaskan bahwa kejadian bermula pada 28 Januari 2025 sekitar pukul 23.30 WIB ketika dirinya melintasi genangan banjir di kawasan Cempaka Putih dengan ketinggian air sekitar 15 cm.

Setelah melewati genangan tersebut, mobil tiba-tiba tidak bisa dimasukkan ke posisi Drive (D) maupun Reverse (R).

Ia kemudian menghubungi call center Chery Automobile di Indonesia dan disarankan melakukan hard reset dengan mencabut aki sambil menunggu bantuan towing.

Namun keesokan paginya, mobil justru mengalami mati total karena aki drop, sementara kondisi jendela mobil terbuka di tengah hujan. Akhirnya mobil berhasil dievakuasi menggunakan towing menuju bengkel resmi Chery di Jakarta Utara.

BACA JUGA: Penjualan Isuzu Februari 2026 Melemah, Ini Angkanya

Setelah mobil masuk bengkel pada 30 Januari, teknisi menemukan karpet mobil dalam kondisi basah dan menduga ada kemungkinan air masuk ke dalam kabin.

Namun menurut Lucky, genangan air yang dilintasi relatif dangkal.

Proses pengecekan berlangsung beberapa hari dengan komunikasi yang menurutnya masih belum jelas.

Bahkan pada 6 Februari, mobil sempat dinyatakan selesai diperbaiki. Namun ketika dilakukan uji jalan, mobil mengalami penurunan tenaga drastis dan hanya mampu melaju sekitar 50 km/jam dengan munculnya indikator “turtle mode”.

Mobil kemudian kembali masuk bengkel untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Masalah ternyata belum selesai. Setelah mobil diambil dari bengkel pada 10 Februari, Lucky mencoba melakukan perjalanan menuju Bogor pada keesokan harinya.

Namun sekitar pukul 07.45 WIB, mobil kembali mengalami mogok meski tidak melewati genangan air ataupun hujan.

Mobil kemudian kembali dievakuasi menuju bengkel resmi Chery di Cibubur untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pada tahap ini, Lucky akhirnya mendapatkan mobil pengganti dari pihak Chery.

BACA JUGA: Stellantis Gandeng Indomobil dan Leapmotor, Mobil Listrik Siap Masuk Indonesia 2026

Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, pihak bengkel akhirnya mengajukan penggantian battery pack untuk mobil tersebut.

Informasi ini disampaikan pada 15 Februari, dan proses pemasangan baterai baru dilakukan beberapa hari kemudian.

Pada 19 Februari, mobil dinyatakan selesai diperbaiki dan telah melalui serangkaian pengujian.

Pengujian terakhir bahkan dilakukan dengan perjalanan jarak jauh di sekitar Jakarta International Expo hingga tol lingkar luar.

Pada 23 Februari 2025, Lucky akhirnya kembali menggunakan mobil tersebut. Bahkan mobil telah dipakai untuk perjalanan jauh menuju Yogyakarta.

Ia juga mengaku mobil kembali melewati genangan air di kawasan Marunda dan sejauh ini tidak mengalami kendala.

“Alhamdulillah aman. Semoga tidak ada kendala lagi,” tulisnya.

Lucky juga menyampaikan apresiasi kepada tim Customer Service Chery Indonesia serta teknisi bengkel yang telah membantu menyelesaikan masalah tersebut.

Namun ia tetap memberikan kritik terkait koordinasi dan kejelasan informasi antara pihak pusat dan dealer yang menurutnya masih perlu diperbaiki.

Di akhir tulisannya, Lucky mengajukan pertanyaan yang juga menjadi perhatian banyak pengguna mobil listrik, yakni terkait status garansi baterai setelah dilakukan penggantian.

Ia mempertanyakan apakah lifetime warranty baterai pada mobil Chery Omoda E5 tetap berlaku setelah battery pack diganti.

Pertanyaan ini pun memicu diskusi di komunitas pengguna kendaraan listrik, khususnya pemilik Omoda E5 di Indonesia.

(om/ls)

 

 

, , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *