Penjualan Mobil Suzuki 2025 Tembus 64 Ribu Unit, Produk Lokal Dominan

OTO Mounture — PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menutup tahun 2025 dengan pencapaian impresif melalui penjualan mobil di atas 64.000 unit di pasar domestik.

Capaian ini tidak hanya memperkuat posisi Suzuki sebagai salah satu merek otomotif pilihan keluarga Indonesia, tetapi juga memberi kontribusi nyata terhadap penguatan industri otomotif nasional.

Keberhasilan tersebut ditopang oleh tingginya kandungan lokal serta optimalisasi fasilitas manufaktur Suzuki di Indonesia. Sepanjang 2025, 88% dari total unit yang terjual merupakan kendaraan produksi dalam negeri, mencerminkan peran Suzuki sebagai penggerak ekonomi berkelanjutan.

Deputy to 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Dony Saputra, menyampaikan bahwa performa positif ini merupakan hasil sinergi produk, jaringan, dan kepercayaan konsumen.

“Sepanjang 2025, lebih dari 64.000 unit mobil Suzuki terjual di Indonesia. Yang membanggakan, 88% di antaranya merupakan produk buatan nasional. Ini menjadi bukti nyata kontribusi Suzuki dalam mendukung pertumbuhan industri otomotif Tanah Air,” ujarnya pada acara Media Gathering di Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026.

BACA JUGA: Suzuki Indonesia Recall Grand Vitara, Ini Penyebabnya

Kontribusi terbesar Suzuki sepanjang 2025 datang dari segmen kendaraan komersial. New Carry kembali membuktikan dominasinya sebagai tulang punggung mobilitas usaha masyarakat dengan kontribusi 47% dari total penjualan ritel. Angka ini mencerminkan tingginya kebutuhan pasar terhadap kendaraan niaga yang tangguh, efisien, dan ekonomis dalam operasional.

Sementara itu, pada segmen kendaraan penumpang, Sport Utility Vehicle (SUV) menjadi pilihan utama konsumen. New Suzuki XL7 tampil sebagai model terlaris di kelasnya dengan porsi 20% dari total penjualan, berkat karakter sebagai mobil keluarga 7 penumpang yang fungsional dan adaptif untuk berbagai kebutuhan.

Lini SUV Suzuki semakin lengkap dengan kehadiran Suzuki Fronx, model Coupe SUV bergaya modern yang diproduksi langsung di pabrik Suzuki Cikarang. Kehadiran Fronx tidak hanya menyasar pasar domestik, tetapi juga diproyeksikan sebagai produk ekspor ke berbagai negara.

Sejak diluncurkan pada Mei 2025, Suzuki Fronx berhasil mencatatkan penjualan hampir 10.000 unit, atau setara 14% dari total penjualan Suzuki sepanjang tahun.

BACA JUGA: Skema Cicilan Toyota Raize 2026: DP Ringan dan Pilihan Tenor hingga 60 Bulan

Tahun 2025 juga menjadi momentum penting bagi adopsi teknologi elektrifikasi Suzuki di Indonesia. Melalui penerapan Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) pada model Grand Vitara, New XL7, dan Fronx, Suzuki berhasil menghadirkan kendaraan yang efisien, ramah lingkungan, dan tetap terjangkau.

Berdasarkan data Gaikindo, tren menunjukkan bahwa enam dari sepuluh pembeli mobil penumpang Suzuki memilih varian hybrid. Angka ini menandakan perubahan preferensi konsumen terhadap kendaraan hemat bahan bakar sekaligus berkontribusi pada pengurangan emisi karbon.

“Penerimaan teknologi hybrid sangat positif. Konsumen kini bisa merasakan efisiensi bahan bakar yang lebih baik, sekaligus berkontribusi dalam pengurangan emisi melalui kendaraan yang digunakan sehari-hari,” tutup Dony Saputra.

(om/ril)

 

 

, ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *