Jaecoo Indonesia Tawarkan Price Lock Insurance untuk J5 EV

Jaecoo J5 EV

OTO Mounture — Jaecoo Indonesia mencatatkan lonjakan permintaan yang signifikan sejak pertama kali membuka pemesanan J5 EV di Tanah Air. Tingginya antusiasme pasar bahkan melampaui proyeksi awal perusahaan, sehingga berdampak pada waktu pengiriman unit ke konsumen.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Willy Winawan, Head of Sales Jaecoo Indonesia pada acara Handover Ceremony Jaecoo J5 EV di PIK 2, Sabtu, 24 Januari 2025.

Menurut dia, pihaknya telah memiliki strategi dalam menjaga kepercayaan konsumen di tengah tingginya jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) untuk Jaecoo J5 EV.

Bagi konsumen yang telah melakukan pemesanan J5 EV, Jaecoo Indonesia menjamin harga tetap Rp299,9 juta. Namun, Willy mengakui bahwa hingga saat ini belum semua konsumen menerima unit kendaraan karena proses distribusi yang menyesuaikan kapasitas produksi dan pengiriman.

Sebagai solusi, Jaecoo Indonesia menawarkan skema price lock insurance melalui jaringan diler resmi. Program ini ditujukan khususnya bagi konsumen yang melakukan SPK J5 EV pada tahun lalu.

“Untuk konsumen (Jaecoo J5 EV) yang SPK tahun lalu, mereka tetap bisa membeli dengan harga yang sama, mengingat insentif kendaraan listrik (EV) belum dilanjutkan. Karena itu, kami tawarkan price lock insurance di diler-diler kami,” jelas Willy.

BACA JUGA: MMKSI National Contest 2025 Dorong Konsistensi Layanan Diler Mitsubishi Motors di Seluruh Indonesia

Jaecoo Indonesia mengakui bahwa capaian penjualan untuk J5 EV jauh melampaui estimasi awal. Pada kisaran 3–4 bulan pertama, realisasinya berkembang sangat cepat.

Pada 21 November 2025, permintaan J5 EV telah mencapai 6.000 unit. Kemudian pada 30 November, SPK meningkat menjadi 8.000 unit, Lalu, pada 31 Desember, total SPK melampaui 12.000 unit.

Lonjakan itu disebut sebagai permintaan yang tidak sepenuhnya bisa diprediksi sejak awal masuk pasar Indonesia.

Terkait jadwal pengiriman, Jaecoo Indonesia memberikan gambaran waktu penerimaan unit bagi konsumen baru.

Untuk konsumen yang melakukan pemesanan pada Januari 2026, unit kendaraan diperkirakan mulai diterima pada Maret hingga April. Jadwal ini bersifat estimasi dan dapat menyesuaikan dengan kondisi produksi serta distribusi.

Adapun berdasarkan simulasi jadwal handover, konsumen Jaecoo yang melakukan SPK sejak awal November hingga Desember 2025 diperkirakan mulai menerima unit secara bertahap dari awal 2026 hingga sebelum Lebaran 2026.

Proses pengiriman mencakup handover dari pabrik ke diler, distribusi ke wilayah Jabodetabek, Jawa, dan luar Jawa dengan estimasi waktu berbeda, dilanjutkan tahap PDI sekitar dua hari dan penyerahan ke konsumen satu hari setelahnya.

Jaecoo menegaskan bahwa jadwal ini bersifat simulasi dan dapat berubah tergantung warna unit, kondisi transportasi, cuaca, serta faktor force majeure lainnya.

Selain itu, jenama asal Tiongkok itu juga berkomitmen untuk terus memberikan transparansi informasi kepada konsumen, sekaligus menjaga stabilitas harga di tengah dinamika pasar otomotif nasional.

(om/ls)

, , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *