Honda Mulai Produksi dan Jual Power Pack Exchanger e di Jepang

OTO Mounture — Honda Motor Co., Ltd. bersama dengan rekanan bisnisnya yaitu Gachaco Inc., resmi memulai produksi serta penjualan Honda Power Pack Exchanger e di Jepang.

Honda Power Pack Exchanger e: merupakan perangkat yang dapat ditukar di mana secara bersamaan juga dapat mengisi unit daya pada Honda Mobile Power Pack e: (MPP e:).

Melalui keterangan resminya, belum lama ini, Honda, menyebutkan bahwa pengguna juga dapat mempunyai akses ke MPP e yang terisi penuh kapanpun dibutuhkan di stasiun penukaran baterai serta memungkinkan penggunaan produk mobilitas berbasis listrik secara efisien tanpa menunggu baterai diisi ulang.

Perangkat ini juga nantinya akan dikembangkan sebagai infrastruktur baterai yang dapat digunakan secara luas untuk pasar domestik Jepang dan juga tidak menutup kemungkinan untuk diekspor ke berbagai negara.

BACA JUGA: Penjualan Honda Tembus 12 Ribuan di September 2022

Honda Power Pack Exchanger e: menampilkan desain eksterior yang menyatu dengan baik untuk digunakan di kawasan perkotaan dan mengadopsi sistem Honda Power Pack Cloud yang mengelola semua informasi yang diperlukan untuk baterai agar terpusat dengan operasi layanan di cloud.

Selain itu, perangkat ini juga disebut memberikan kenyamanan dan keramahan bagi pengguna produk mobilitas berbasis elektrik.

BACA JUGA: Honda dan LG Umumkan Pusat Pabrik Baterai Kendaraan Listriknya

Kedua belah pihak sebelumnya meresmikan kerja sama produksi baterai kendaraan listrik melalui perjanjian kerja sama pada akhir Agustus 2022 lalu. Pabrik ini akan memproduksi jenis baterai pouch-type yang akan disuplai untuk pabrik perakitan kendaraan listrik Honda di kawasan Amerika Utara, seiring dengan semakin meningkatnya tren kendaraan berbasis elektrik di kawasan tersebut.

Pabrik tersebut akan mulai dibangun pada awal 2023 mendatang dengan target produksi massal advanced lithium-ion battery cells pada akhir 2025.

Sebagai tambahan, Honda juga sebelumnya telah menyampaikan rencana globalnya untuk meluncurkan hingga 30 mobil berbasis listrik pada 2030, dengan volume produksi mencapai dua juta unit setiap tahunnya.

Selain itu, Honda juga berusaha mewujudkan netralitas karbon untuk semua lini produk serta aktivitas perusahaannya pada 2050. (OM/RIL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *