Duh! Penjualan GAC Aion Anjlok di Oktober 2025

GAC Aion

OTO Mounture — Setelah mencatat pertumbuhan agresif sepanjang 2025, kinerja GAC Aion di Indonesia mulai tersendat. Data terbaru Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengungkap bahwa penjualan Aion pada Oktober 2025 justru mengalami penurunan pada dua sektor sekaligus, yakni wholesales dan retail sales.

Pada sisi distribusi pabrik ke diler (wholesales) Aion pada Oktober hanya mencapai 417 unit, turun signifikan dibandingkan bulan September yang mencatat 554 unit. Angka tersebut merupakan salah satu capaian bulanan terendah sejak fase lonjakan besar terjadi pada Maret dan Juni 2025.

Padahal, secara kumulatif Januari–Oktober 2025, Aion masih mencatat total 4.822 unit, naik drastis dari 642 unit pada periode yang sama tahun 2024. Namun koreksi pada Oktober menjadi alarm bahwa momentum ekspansi Aion tidak lagi sekuat paruh pertama tahun ini.

BACA JUGA: Changan Resmi Debut di GJAW 2025, Luncurkan Lumin dan Deepal S07 untuk Pasar Indonesia

Tidak hanya wholesales yang turun, distribusi diler ke konsumen (retail sales) Aion pada Oktober 2025 juga melemah. Retail hanya mencapai 442 unit, turun dari 452 unit pada September.

Total penjualan retail Januari–Oktober 2025 sejatinya masih impresif di angka 5.062 unit, melesat dari 455 unit pada periode yang sama tahun lalu. Namun penurunan di Oktober menandai pelemahan daya serap pasar terhadap produk Aion.

Sejumlah faktor dapat mendorong penurunan ini, di antaranya persaingan ketat di segmen EV, terutama dari merek Tiongkok lain yang agresif masuk pasar.

Kemudian kondisi pasar otomotif nasional yang masih melemah pada kuartal empat. Serta tantangan harga dan insentif, mengingat konsumen semakin sensitif terhadap total cost of ownership kendaraan listrik.

(om/ls)

 

 

, , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *