
OTO Mounture — Menjelang gelaran Auto China 2026 dan Chery International Business Summit 2026 pada 22–28 April, Chery menunjukkan performa impresif di pasar global.
Pabrikan otomotif asal China tersebut mencatatkan penjualan global yang kuat sepanjang kuartal pertama 2026, sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain yang semakin diperhitungkan di industri otomotif dunia.
Berdasarkan data terbaru, Chery Group membukukan total penjualan global sebanyak 601.712 unit pada Q1 2026.
Tak hanya itu, basis pengguna global kini telah mencapai 19,12 juta, dengan lebih dari 6,23 juta pengguna berasal dari pasar internasional. Capaian ini mencerminkan pertumbuhan pesat sekaligus ekspansi agresif yang dilakukan Chery di berbagai negara.
BACA JUGA: Jaecoo Land 2026 Ubah Tren Off-Road Jadi Gaya Hidup Nyaman, Ini Tips untuk Pemula
Chery terus memperluas jangkauan bisnisnya ke berbagai kawasan strategis, mulai dari Eropa, Timur Tengah, hingga pasar Nordik seperti Swedia.
Langkah ini dibarengi dengan penguatan jaringan dealer serta layanan purna jual, guna meningkatkan kepercayaan konsumen di pasar global yang semakin kompetitif.
Di balik pertumbuhan tersebut, Chery mengandalkan inovasi teknologi sebagai fondasi utama. Saat ini, perusahaan memiliki lebih dari 30.000 tenaga riset dan pengembangan di seluruh dunia.
Salah satu teknologi unggulannya adalah Chery Super Hybrid (CSH) yang menawarkan efisiensi termal hingga 44,5 persen dan konsumsi bahan bakar di bawah 4,2 liter per 100 km.
Teknologi ini menjadi bagian dari strategi Chery dalam menghadirkan kendaraan yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga efisien dan ramah lingkungan.
BACA JUGA: Bisnis Logistik Tumbuh Pesat, Perusahaan di Surabaya Ini Andalkan Truk Mitsubishi Fuso
Mengusung semangat “For Family, For Love”, Chery menghadirkan kendaraan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan keluarga modern.
Konsep Safety For Family juga menjadi fokus utama, memastikan setiap produk memberikan kenyamanan, keamanan, serta ketenangan dalam penggunaan sehari-hari.
Selain inovasi produk, Chery juga memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan. Melalui pengembangan teknologi baterai dan sistem manajemen energi, perusahaan menargetkan pembangunan 25 pabrik nol karbon secara global pada tahun 2030.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Chery dalam menciptakan ekosistem mobilitas rendah emisi yang berkelanjutan.
Ajang Auto China 2026 dan Chery International Business Summit 2026 akan menjadi momentum penting bagi Chery untuk menampilkan arah perkembangan perusahaan ke depan.
Dengan mengusung empat pilar utama, yakni Strength, Vision, Warmth, dan Technology, Chery ingin menegaskan komitmennya sebagai merek otomotif global yang tidak hanya inovatif, tetapi juga dekat dengan kebutuhan konsumennya.
(om/ril)








