
OTO Mounture — Pemilik BYD Atto 1 membagikan pengalaman kurang menyenangkan ketika mobil listrik miliknya mengalami system failure hingga tidak dapat berjalan. Kondisi tersebut terjadi saat dirinya tengah membawa anak.
Pengalaman itu dibagikan melalui akun Threads @sugilico. Dalam unggahannya, pemilik BYD Atto 1 mengaku baru kali ini mengalami langsung masalah pada kendaraan listrik setelah sebelumnya kerap melihat kasus serupa di media sosial.
“Baru kali ini tadi sore ngalamin sendiri. Mana lagi bawa anak pula. Bener-bener mobilnya nggak bisa jalan gara-gara system failure,” tulisnya.
Ia mengaku belum mengetahui penyebab pasti kegagalan sistem yang membuat mobil tidak dapat digunakan tersebut.
Selain persoalan system failure, pemilik BYD Atto 1 tersebut juga menyoroti layanan emergency call yang menurut pengalamannya tidak dapat dihubungi ketika dibutuhkan.
Ia menyebut sudah mencoba menghubungi nomor emergency call, tetapi tidak tersambung. Bahkan, dirinya kemudian meminta sales BYD untuk mencoba menghubungi nomor tersebut.
Namun, menurut pengakuannya, sales tersebut juga mengalami kesulitan saat mencoba menghubungi layanan emergency call.
“Kocak, emergency call-nya nggak bisa-bisa. Bahkan sampai gue minta salesnya yang kontak tuh nomor pun, dia sendiri nggak bisa kontak,” tulisnya.
Kondisi tersebut menjadi perhatian tersendiri karena layanan emergency call seharusnya menjadi salah satu sarana bantuan ketika pengguna kendaraan mengalami situasi darurat.

BACA JUGA: Tuas Pintu Darurat Sulit Dikenali, Jutaan Mobil Listrik di Tiongkok Di-recall
Melalui unggahan berikutnya, pemilik BYD Atto 1 tersebut memberikan saran kepada calon konsumen kendaraan listrik agar tidak hanya mempertimbangkan harga, fitur, maupun efisiensi ketika hendak membeli mobil atau motor listrik.
Ia menyarankan calon konsumen untuk menanyakan secara langsung kepada sales mengenai mekanisme dan nomor emergency call yang tersedia.
Menurutnya, calon pembeli juga dapat mencoba menghubungi layanan tersebut untuk memastikan nomor yang diberikan memang dapat diakses.
“Kalau bisa dihubungin, hubunginnya jangan cuma sekali. Wajib beberapa kali. Random aja, subuh kek, siang kek, tengah malam kek,” tulisnya.
Ia menilai kemudahan menghubungi layanan bantuan menjadi salah satu aspek yang patut dipertimbangkan sebelum membeli kendaraan listrik.
“Jangan karena mau hemat, tapi keselamatan lo dan keluarga lo yang dikorbanin,” lanjutnya.
BACA JUGA: Kaca Mobil Kusam karena Jamur? Coba 5 Cara Ini Sebelum ke Detailing
Pemilik tersebut kemudian mengungkapkan bahwa mobilnya telah dibawa dan diinapkan di dealer BYD terdekat setelah mengalami mogok.
Ia mengatakan masih menunggu penjelasan mengenai penyebab system failure pada BYD Atto 1 miliknya.
“Gue juga penasaran kenapa. Besok gue kabarin,” tulisnya dalam unggahan lanjutan.
Menariknya, ia juga menyebut sales serta sejumlah rekan kerjanya mengaku bingung mengenai alasan layanan emergency call tidak dapat dihubungi ketika kejadian tersebut berlangsung.
“Salesnya sama temen-temen kantornya juga bingung. Kok emergency call-nya nggak bisa dihubungin,” tulisnya.
Hingga informasi tersebut dibagikan, pemilik BYD Atto 1 masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak dealer untuk mengetahui penyebab kendaraan mengalami system failure.
Sementara pihak BYD hingga saat ini masih belum memberikan konfirmasi terkait kejadian tersebut,
(om/ls)








