Tata Motors Pasok 70.000 Kendaraan untuk Indonesia, Perkuat Logistik Pertanian Nasional

Tata Motors

OTO Mounture — PT Tata Motors Distribusi Indonesia, anak perusahaan tidak langsung yang sepenuhnya dimiliki oleh Tata Motors Limited, mengumumkan kesepakatan pasokan 70.000 unit kendaraan komersial untuk operasional di Indonesia.

Armada ini disebut akan mendukung aktivitas pertanian dan logistik pedesaan, termasuk distribusi hasil panen dari desa ke pasar hingga pergerakan barang antarwilayah.

Langkah besar ini disebut mempertegas peran Indonesia sebagai pasar strategis kendaraan niaga serta mendukung agenda ketahanan pangan nasional.

Dalam perjanjian tersebut, Tata Motors akan memasok 35.000 unit Tata Yodha (pick-up), dan 35.000 unit Tata Ultra T.7 (truk).

Seluruh kendaraan akan disalurkan melalui PT Tata Motors Distribusi Indonesia kepada PT Agrinas Pangan Nusantara, BUMN yang berfokus pada modernisasi rantai pasok pertanian, penguatan koperasi desa, serta peningkatan ketahanan pangan nasional.

Distribusi kendaraan akan dilakukan secara bertahap melalui program koperasi pertanian dalam skema pengiriman terstruktur, guna memastikan integrasi operasional berjalan optimal dan berkelanjutan.

BACA JUGA: Indomobil Hadirkan Program Aftersales Ramadan 2026, Diskon Suku Cadang Citroen dan Jeep hingga 25%

Armada ini juga akan menunjang Proyek Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, salah satu proyek strategis Indonesia yang bertujuan memperkuat konektivitas desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat rural, dan memperkokoh ketahanan ekonomi daerah.

Dengan dukungan kendaraan niaga yang dirancang untuk medan beragam dan kondisi operasional berat, biaya logistik diharapkan dapat ditekan sekaligus mempercepat distribusi hasil pertanian dari sentra produksi ke pasar.

Adapun Tata Yodha merupakan pick-up tangguh untuk mobilitas jarak dekat (last-mile delivery), dirancang menghadapi medan sulit dengan daya angkut optimal.

Mobil ini diklaim cocok untuk distribusi hasil panen, kebutuhan koperasi desa, hingga pengangkutan logistik skala kecil-menengah.

Sementara Tata Ultra T.7 merupakan truk efisien dengan daya tahan tinggi dan kenyamanan berkendara yang lebih baik. Dirancang untuk mendukung distribusi barang lintas wilayah, baik di area urban maupun rural.

Kedua model ini disebut menekankan pada ketahanan operasional tinggi (high uptime), efisiensi biaya operasional, dan performa berkelanjutan dalam berbagai kondisi geografis.

BACA JUGA: Soal Rencana Impor dari India, GAIKINDO: Pabrik Dalam Negeri Masih Sangat Mampu

Direktur PT Tata Motors Distribusi Indonesia, Asif Shamim, menyatakan bahwa pesanan besar ini mencerminkan meningkatnya penerimaan kendaraan komersial India di pasar global.

Ia menambahkan bahwa Tata Yodha dan Ultra T.7 dirancang untuk performa berkelanjutan dengan efisiensi operasional tinggi, serta diharapkan mampu memperkuat konektivitas logistik pertanian Indonesia.

Sebagai salah satu produsen kendaraan komersial terbesar asal India, Tata Motors memiliki portofolio kendaraan niaga lengkap yang dipasarkan di lebih dari 40 negara, mulai dari kendaraan kargo di bawah 1 ton hingga 60 ton, serta kendaraan angkutan penumpang 9 hingga 71 kursi.

Didukung fasilitas riset dan pengembangan (R&D) canggih serta standar validasi ketat, Tata Motors terus memperluas jejak globalnya sebagai penyedia solusi mobilitas yang tangguh dan berorientasi nilai jangka panjang.

(om/ril)

 

 

, , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *