
OTO Mounture — Produsen otomotif asal Tiongkok, GAC Group, melalui anak usahanya Inpow Battery Technology resmi memulai produksi di pabrik baterai kendaraan listrik terbarunya di Thailand pada 29 Oktober 2026.
Fasilitas produksi tersebut berlokasi di Si Racha, Provinsi Chonburi, wilayah timur Bangkok. Beroperasinya pabrik ini menjadi langkah baru GAC dalam memperkuat rantai pasok lokal sekaligus memperluas bisnis kendaraan listrik di kawasan Asia Tenggara.
Inpow Battery Technology merupakan perusahaan yang bertanggung jawab atas produksi baterai di lingkungan GAC Group. Kehadiran fasilitas baru di Thailand memungkinkan perusahaan memproduksi baterai lebih dekat dengan fasilitas perakitan kendaraan milik grup tersebut.
Mengutip laporan yang menjadi sumber pemberitaan, pembukaan pabrik di Thailand juga bertepatan dengan pencapaian produksi kumulatif global Inpow yang telah mencapai 300.000 paket baterai.
Baterai produksi Inpow saat ini telah digunakan pada sejumlah model kendaraan listrik dari merek GAC Aion, termasuk Aion i60, N60, dan UT.
BACA JUGA: Moto Guzzi The Trip 500 Hadir, Bobot 180 Kg dan Tenaga Hampir 48 HP
Dimulainya produksi pabrik baterai Inpow menjadi bagian dari strategi GAC untuk memperkuat lokalisasi industri kendaraan listrik di Asia Tenggara.
Dengan memproduksi baterai di Thailand, GAC berpeluang memangkas jarak distribusi komponen menuju fasilitas produksi kendaraan. Langkah ini juga berpotensi mengurangi ketergantungan perusahaan terhadap pasokan baterai dari Tiongkok.
Lokalisasi produksi baterai dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam membangun rantai pasok kendaraan listrik yang lebih efisien. Selain mendukung kebutuhan produksi kendaraan, keberadaan pabrik tersebut dapat memperkuat kapasitas industri lokal di Thailand.
Langkah ini juga berpotensi meningkatkan daya saing GAC menghadapi sejumlah produsen kendaraan listrik asal Negeri Tirai Bambu lainnya yang mulai memperluas investasi manufaktur di kawasan Asia Tenggara.
Ekspansi pabrik baterai tersebut melanjutkan investasi GAC di Thailand. Sebelumnya, GAC Aion telah meresmikan fasilitas produksi kendaraan di negara tersebut pada Juli 2024.
Pabrik kendaraan GAC Aion menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjadikan Thailand sebagai basis produksi sekaligus distribusi kendaraan listrik ke sejumlah pasar regional.
Dengan beroperasinya pabrik baterai Inpow, GAC kini memiliki fasilitas produksi untuk dua komponen penting dalam rantai industri kendaraan listrik, yakni kendaraan dan baterai.
Kombinasi kedua fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem manufaktur GAC di Thailand. Selain mendekatkan proses produksi dengan pasar tujuan, strategi ini juga memungkinkan perusahaan mengembangkan rantai pasok yang lebih terintegrasi.
BACA JUGA: iCAR V27 Diuji di Medan Berlumpur hingga Tikungan Tajam, Ini Hasilnya
Thailand selama ini dikenal sebagai salah satu pusat industri otomotif terbesar di Asia Tenggara. Negara tersebut juga tengah mempercepat transformasi industri otomotif konvensional menuju kendaraan listrik.
Pemerintah Thailand mendorong investasi untuk membangun kapasitas produksi kendaraan listrik beserta komponen pendukungnya. Kebijakan tersebut ditujukan untuk memperkuat posisi Thailand sebagai pusat manufaktur dan pengembangan mobilitas listrik di kawasan regional.
Masuknya investasi GAC melalui pabrik kendaraan GAC Aion dan fasilitas baterai Inpow menjadi bagian dari perkembangan tersebut.
Dengan semakin banyaknya produsen otomotif yang membangun fasilitas produksi lokal, Thailand berpeluang memperkuat perannya dalam rantai pasok kendaraan listrik global, sekaligus menjadi basis strategis bagi produsen otomotif Tiongkok untuk menjangkau pasar Asia Tenggara.
(om/ns)








