Chery TIGGO 9 CSH Bukan Sekadar SUV Hybrid, Fitur V2L 6.600 Watt Dukung Aktivitas Komunitas

Chery TIGGO 9 CSH

OTO Mounture — Chery Indonesia menunjukkan bahwa kendaraan elektrifikasi tidak hanya menawarkan efisiensi dan performa berkendara, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata dalam berbagai aktivitas sehari-hari.

Hal tersebut diperlihatkan melalui kehadiran Chery TIGGO 9 CSH pada acara Nongkrong Bareng OtoCibubur, dengan mengandalkan fitur Vehicle-to-Load (V2L) sebagai sumber listrik portabel.

Acara yang digelar pada Minggu, 12 Juli 2026 tersebut menjadi ajang berkumpul para pegiat industri otomotif, mulai dari jurnalis media otomotif, event organizer, hingga pelaku industri.

Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sembari menyaksikan pertandingan sepak bola internasional bersama.

Ketua Pelaksana Nongkrong Bareng OtoCibubur, Hendra Suhara, mengatakan kegiatan kali ini menghadirkan suasana berbeda dibanding agenda rutin komunitas.

“Selama ini nongkrong bareng kami di OtoCibubur diisi dengan wisata kuliner, olahraga pagi, dan touring bermotor. Namun kali ini, mumpung ada pertandingan sepak bola internasional, kami jadikan momentum ini untuk berkumpul sambil memperkuat silaturahmi. Kita teriak bareng, seseruan bareng, hingga sarapan pagi bersama,” katanya.

Melihat semangat kebersamaan tersebut, Chery Indonesia turut mendukung penyelenggaraan acara dengan menghadirkan satu unit Chery TIGGO 9 CSH. Kehadiran SUV flagship tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk memperlihatkan salah satu teknologi unggulannya, yakni fitur Vehicle-to-Load (V2L).

Chery TIGGO 9 CSH

BACA JUGA: Heboh! 1.265 Pembeli BYD Terima Mobil Produksi Tahun Lama, Pabrikan Siapkan Refund

Fitur V2L memungkinkan Chery TIGGO 9 CSH menyuplai daya listrik hingga 6,6 kW atau 6.600 watt melalui adaptor khusus. Dengan kemampuan tersebut, kendaraan dapat digunakan sebagai sumber listrik eksternal untuk mengoperasikan berbagai perangkat elektronik.

Selama kegiatan berlangsung, fitur V2L dimanfaatkan untuk menyuplai kebutuhan listrik sejumlah perangkat, seperti televisi untuk menonton pertandingan, mesin kopi, kompor listrik, hingga perlengkapan pendukung lainnya.

Kemampuan ini menjadi solusi praktis bagi pengguna yang sering melakukan aktivitas di luar ruangan, seperti gathering komunitas, camping, piknik keluarga, maupun kegiatan lain yang memiliki keterbatasan akses listrik.

Selain dibekali fitur V2L, Chery TIGGO 9 CSH juga mengusung teknologi Chery Super Hybrid (CSH) dengan sistem Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

SUV tujuh penumpang ini memadukan mesin 1.5L Turbo dengan motor listrik untuk menghasilkan performa yang responsif sekaligus efisien dalam konsumsi bahan bakar.

Dalam mode listrik murni (EV), kendaraan mampu menempuh jarak hingga lebih dari 180 kilometer. Sementara dengan kombinasi tenaga listrik dan mesin bensin, jarak tempuh totalnya diklaim mencapai lebih dari 1.400 kilometer, sehingga cocok digunakan untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh.

Dari sisi pengisian daya, baterai pada TIGGO 9 CSH juga mendukung fast charging yang memungkinkan pengisian daya dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 20 menit, sehingga memberikan kemudahan bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.

Chery TIGGO 9 CSH

BACA JUGA: Honda Culture Indonesia Night Meet Up Diserbu 200 Mobil Honda

Partisipasi Chery Indonesia dalam kegiatan Nongkrong Bareng OtoCibubur menunjukkan bagaimana teknologi pada kendaraan modern mampu memberikan nilai tambah di luar fungsi utamanya sebagai alat transportasi.

Melalui fitur Vehicle-to-Load (V2L) berdaya 6.600 watt, Chery TIGGO 9 CSH dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi portabel untuk berbagai kebutuhan.

Teknologi ini menjadi salah satu keunggulan yang membuat SUV plug-in hybrid tersebut relevan tidak hanya untuk perjalanan sehari-hari, tetapi juga untuk mendukung berbagai aktivitas komunitas dan gaya hidup luar ruang.

(om/ns)

 

 

, , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *