
OTO Mounture — Pasar otomotif Indonesia kembali menunjukkan tren positif pada Juni 2026. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil secara wholesales atau distribusi dari pabrik ke dealer mencapai 77.550 unit, naik 12,03 persen dibandingkan Mei 2026 yang tercatat 69.219 unit.
Kenaikan ini menjadi sinyal bahwa industri otomotif nasional mulai kembali bergairah setelah mengalami perlambatan pada bulan sebelumnya.
Tak hanya wholesales, penjualan retail atau distribusi dari dealer ke konsumen juga mengalami pertumbuhan. Pada Juni 2026, retail sales mencapai 74.507 unit, meningkat 3,93 persen dibandingkan Mei 2026 yang membukukan 71.687 unit.
Secara kumulatif, performa industri otomotif Indonesia sepanjang Januari hingga Juni 2026 juga mencatat pertumbuhan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Wholesales selama enam bulan pertama 2026 mencapai 436.564 unit, meningkat 15,88 persen dibandingkan Januari-Juni 2025 yang sebesar 376.707 unit.
Sementara retail sales mencapai 433.848 unit, atau naik 10,46 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 392.778 unit.
Data tersebut menunjukkan permintaan kendaraan baru di Indonesia masih terus meningkat, meski persaingan antarprodusen semakin ketat.
BACA JUGA: Wuling Rayakan 9 Tahun di Indonesia, Perkenalkan Aira EV yang Siap Meluncur di GIIAS 2026
Toyota tetap mempertahankan status sebagai pemimpin pasar otomotif Indonesia pada Juni 2026. Di segmen wholesales, Toyota membukukan penjualan 22.809 unit, menguasai sekitar 29,41 persen dari total pasar nasional bulan Juni.
Posisi kedua ditempati Daihatsu dengan 14.125 unit atau pangsa pasar sekitar 18,21 persen, disusul Suzuki sebanyak 6.057 unit dengan market share 7,81 persen.
Menariknya, BYD berhasil mempertahankan posisi keempat dengan penjualan 5.264 unit, setara 6,79 persen pangsa pasar wholesales.
Sementara Jaecoo terus menunjukkan performa impresif dengan 3.050 unit atau sekitar 3,93 persen pangsa pasar, mengungguli Honda dalam distribusi dari pabrik ke dealer.
Hasil penjualan Juni 2026 menunjukkan persaingan di pasar otomotif Indonesia semakin menarik. Selain dominasi merek Jepang seperti Toyota, Daihatsu, dan Suzuki, pabrikan asal China seperti BYD dan Jaecoo terus memperbesar pangsa pasarnya.
Dengan berbagai model baru yang dijadwalkan meluncur pada paruh kedua 2026, termasuk kendaraan listrik (EV) dan hybrid, persaingan diperkirakan akan semakin ketat. Jika tren pertumbuhan ini berlanjut, penjualan mobil nasional pada 2026 berpotensi melampaui capaian tahun sebelumnya.
Berikut 10 daftar merek mobil terlaris di Indonesia pada Juni 2026
Wholesales
1. Toyota 22.809 unit
2. Daihatsu 14.125 unit
3. Suzuki 6.057 unit
4. BYD 5.264 unit
5. Mitsubishi Motors 4.143 unit
6. Mitsubishi Fuso 4.076 unit
7. Isuzu 3.070 unit
8. Jaecoo 3.050 unit
9. Honda 2.402 unit
10. Hino 2.319 unit
Retail Sales
1. Toyota 21.122 unit
2. Daihatsu 12.725 unit
3. Suzuki 5.684 unit
4. Mitsubishi Motors 4.926 unit
5. Mitsubishi Fuso 4.071 unit
6. BYD 3.757 unit
7. Honda 3.685 unit
8. Isuzu 3.122 unit
9. Jaecoo 3.050 unit
10. Hino 2.332 unit
(om/ns)








