
OTO Mounture — Jenama otomotif asal Vietnam, VinFast resmi meluncurkan mobil listrik rakitan lokal pertamanya di Indonesia, yakni VinFast VF MPV 7, pada Rabu, 2 Mei 2026 di Jakarta.
Menariknya, kendaraan listrik tersebut sudah dirakit di Subang, Jawa Barat, dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) mencapai 40 persen. Kehadiran VF MPV 7 sekaligus menandai langkah serius VinFast memperkuat pasar kendaraan listrik nasional.
Chief Executive Officer (CEO) VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, mengatakan peluncuran VF MPV 7 menjadi babak baru bagi perusahaan di Indonesia.
“Kali ini kami memasuki babak baru di Indonesia dengan meluncurkan VinFast VF MPV 7 yang sudah dirakit di Subang, Jawa Barat. TKDN-nya saat ini sudah mencapai 40 persen,” ujar Kariyanto saat peluncuran di Jakarta.
VinFast VF MPV 7 hadir dengan dua skema pembelian, yakni termasuk baterai dan sistem langganan baterai.
Adapun untuk VinFast VF MPV 7 dengan baterai dibanderol Rp420 juta (OTR Jakarta), dan VinFast VF MPV 7 dengan skema subscription battery diberi harga Rp 345 juta.
Sementara biaya sewa baterai dibanderol Rp880 ribu per bulan untuk penggunaan hingga 2.000 km, dan Rp1,35 juta per bulan untuk penggunaan lebih tinggi.
Harga tersebut tetap sama seperti model yang sebelumnya tampil di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, meski versi rakitan lokal mendapat tambahan fitur baru.
BACA JUGA: Chery Q Resmi Debut di Indonesia, Compact EV dengan Kabin Lega dan Fast Charging 16,5 Menit
Secara desain, VinFast VF MPV 7 masih mempertahankan tampilan membulat khas model globalnya. Mobil ini memiliki ground clearance 185 mm dan kemampuan water wading hingga 330 mm.
Untuk performa, kendaraan listrik ini dibekali motor listrik bertenaga 150 kW atau setara 201 dk dengan torsi puncak 280 Nm. Sementara baterainya menggunakan kapasitas 60,2 kWh dengan jarak tempuh maksimum hingga 450 kilometer berdasarkan pengujian NEDC.
VinFast juga melakukan sejumlah penyesuaian fitur untuk pasar Indonesia, seperti Apple CarPlay dan Android Auto, kamera 360 derajat, reflectable mirror, Roof bar ekstra, serta beragam fitur kenyamanan tambahan lainnya.
Kariyanto memastikan kandungan lokal VinFast VF MPV 7 akan terus meningkat seiring pengembangan pabrik dan ekosistem produksi di Indonesia.
Menurutnya, VinFast saat ini telah memenuhi syarat minimal TKDN 40 persen sesuai regulasi pemerintah untuk program kendaraan listrik berbasis baterai (BEV).
“Ke depan tentu harus terus naik, karena sesuai program pemerintah yang mendorong peningkatan konten lokal,” jelasnya.
Dengan perakitan lokal di Subang, VinFast berharap VF MPV 7 dapat menjadi volume maker baru di pasar otomotif Indonesia, khususnya di segmen MPV listrik yang mulai berkembang pesat.
(om/ls)








