
OTO Mounture — Omoda & Jaecoo menghadirkan Paviliun Ekosistem dalam ajang Chery International Business Summit (IBS) 2026 di Wuhu, Tiongkok, sebagai gambaran arah pengembangan mobilitas masa depan yang semakin terintegrasi dengan teknologi, gaya hidup, dan kebutuhan pengguna sehari-hari.
Melalui area seluas lebih dari 2.000 meter persegi dengan konsep “Ecosystem Tree”, Omoda & Jaecoo menghadirkan pengalaman interaktif yang terinspirasi dari aktivitas harian pengguna. Mulai dari mobilitas urban, eksplorasi outdoor, hingga gaya hidup digital generasi muda ditampilkan dalam satu ekosistem terpadu.
Pendekatan tersebut menunjukkan bagaimana kendaraan kini berkembang bukan hanya sebagai alat transportasi, tetapi juga bagian dari pengalaman dan aktivitas pengguna modern.
Konsep ini dinilai selaras dengan perubahan kebutuhan konsumen di Indonesia, khususnya di segmen kendaraan urban dan New Energy Vehicle (NEV).
Konsumen saat ini semakin mempertimbangkan fleksibilitas kendaraan untuk mendukung berbagai aktivitas, mulai dari mobilitas perkotaan, perjalanan akhir pekan, hingga kebutuhan keluarga dan hewan peliharaan.
“Paviliun Ekosistem ini kami hadirkan sebagai gambaran bagaimana Omoda & Jaecoo terus mengembangkan pengalaman pengguna secara lebih menyeluruh. Kami melihat kebutuhan mobilitas kini terus berkembang, termasuk di Indonesia, sehingga inovasi yang kami hadirkan juga perlu semakin dekat dengan gaya hidup dan aktivitas pengguna sehari-hari,” ujar Business Unit Director Jaecoo Indonesia, Jim Ma.
BACA JUGA: Kendaraan Listrik di Jakarta Bebas Pajak dan Ganjil Genap, Insentif Resmi Berlanjut
Dalam gelaran tersebut, Omoda & Jaecoo juga menampilkan berbagai eksplorasi teknologi melalui zona interaktif yang mencakup area esports, permainan arcade, robot pintar Mornine AiMOGA, hingga anjing robot.
Kehadiran berbagai elemen tersebut memperlihatkan bagaimana teknologi dan pengalaman pengguna menjadi bagian penting dalam pengembangan ekosistem mobilitas masa depan.
Di sisi lain, Omoda & Jaecoo turut menghadirkan sejumlah model dengan karakter berbeda. Mulai dari nuansa futuristik Omoda 7, konsep retro-cyber Omoda 4, hingga kemampuan off-road Jaecoo J8 SHS-P ARDIS untuk kebutuhan eksplorasi.
Salah satu sorotan utama dalam paviliun ini adalah konsep pet-friendly lifestyle melalui Jaecoo J5 EV. Model tersebut dirancang untuk mendukung mobilitas bersama hewan peliharaan, termasuk penggunaan material kursi scratch-resistant yang lebih tahan terhadap goresan ringan dan gesekan.
BACA JUGA: Freelander Debut Global di Tiongkok, SUV Premium Hasil Kolaborasi Chery dan JLR Siap Go Global
Menariknya, Jaecoo J5 EV juga mencatat respons positif di pasar Indonesia. Berdasarkan data GAIKINDO, model ini membukukan penjualan sebanyak 1.942 unit pada Januari, 2.926 unit pada Februari, dan 2.775 unit pada Maret 2026.
Capaian tersebut sekaligus menjadikan Jaecoo J5 EV sebagai mobil listrik terlaris di Indonesia sepanjang kuartal pertama 2026.
“Kompetisi industri otomotif global kini tidak lagi hanya berfokus pada produk, tetapi juga bagaimana sebuah brand membangun ekosistem yang semakin terhubung dengan kebutuhan penggunanya. Lewat pendekatan ini, kami ingin menghadirkan pengalaman mobilitas yang lebih relevan, interaktif, dan adaptif terhadap perkembangan gaya hidup konsumen global bahkan di Indonesia,” tambah Jim Ma.
Momentum ini juga menjadi bagian dari perjalanan global Omoda & Jaecoo setelah berhasil mencapai penjualan satu juta unit secara global.
Ke depan, Omoda & Jaecoo menyatakan akan terus mengembangkan inovasi dan pengalaman mobilitas yang lebih cerdas, dinamis, serta relevan dengan perkembangan kebutuhan konsumen di berbagai pasar, termasuk Indonesia.
(om/ns)








