Penjualan Honda Anjlok di Januari 2026, Retail Turun 51,7 Persen

 

Honda IIMS 2026

OTO Mounture — Penjualan Honda di Indonesia mengalami penurunan tajam pada Januari 2026. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), baik penjualan wholesales maupun retail Honda tercatat melemah signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penurunan paling mencolok terjadi pada penjualan retail (dari diler ke konsumen) yang turun lebih dari 50 persen secara tahunan.

Pada Januari 2026, penjualan retail Honda tercatat sebanyak 4.233 unit. Angka ini turun drastis dibandingkan Januari 2025 yang mencapai 8.757 unit. Artinya, secara tahunan (year on year/yoy), penjualan retail Honda anjlok 51,7 persen.

Jika dibandingkan dengan Desember 2025 yang mencatatkan 7.008 unit, penjualan retail Honda juga turun 39,6 persen secara bulanan (month to month/mtm). Penurunan ini menunjukkan melemahnya permintaan konsumen terhadap produk Honda di awal tahun 2026.

BACA JUGA: Pasar Otomotif 2026 Dibuka dengan 66 Ribu Unit, Ini 10 Brand Terlaris

Sementara dari sisi wholesales (distribusi pabrik ke diler), Honda mencatat penjualan 4.016 unit pada Januari 2026.

Meski secara bulanan meningkat 25,5 persen dibanding Desember 2025 yang berada di angka 3.199 unit, namun jika dibandingkan Januari 2025 yang mencapai 7.276 unit, terjadi penurunan 44,8 persen secara tahunan.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa pemulihan distribusi belum sejalan dengan performa penjualan tahunan.

Adapun Honda sendiri kini bertengger di posisi 5 penjualan nasional secara wholesales dan retail. Menariknya, posisi Honda di wholesales disusul oleh jenama asal Tiongkok, BYD yang berada di posisi 4.

(om/ril/ls)

 

 

, , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *