Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu, Jangan Sampai Tertipu!

Busi

Mounture.com — Seiring meningkatnya populasi kendaraan bermotor di Indonesia, khususnya sepeda motor, kebutuhan akan suku cadang (spare part) pun ikut melonjak. Salah satu komponen penting yang paling banyak dicari adalah busi motor.

Namun, tingginya permintaan tersebut sayangnya dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab dengan menghadirkan busi palsu di pasaran. Busi palsu dijual dengan harga lebih murah, tetapi kualitasnya jauh di bawah standar dan berpotensi merusak mesin motor.

Agar tidak salah pilih, berikut ini tips membedakan busi asli dan busi palsu yang perlu diketahui oleh para pengguna sepeda motor.

1. Perhatikan Kode Produksi pada Busi

Perbedaan paling mendasar antara busi asli dan palsu dapat dilihat dari kode produksi yang tertera pada bodi busi. Pada busi asli, kode tercetak rapi, presisi, dan jelas karena merupakan kode khusus yang hanya dipahami oleh produsen. Sementara itu, pada busi palsu, cetakan kode biasanya tampak kasar, tidak rata, atau kurang rapi.

2. Cek Ulir (Drat) Busi

Ulir atau drat pada busi asli terlihat lebih halus, rapi, dan presisi. Sebaliknya, busi palsu umumnya memiliki drat yang terasa kasar dan tidak simetris. Untuk memastikan perbedaannya, Anda bisa meminta penjual menunjukkan busi merek lain sebagai pembanding.

BACA JUGA: Penjualan Geely Tembus 3 Juta Unit di 2025, NEV Jadi Motor Pertumbuhan Global

3. Amati Warna Keramik dan Plating

Busi memiliki bagian keramik yang berfungsi sebagai isolator. Pada busi palsu, warna keramik biasanya terlihat terlalu putih atau cerah. Sedangkan busi asli memiliki warna keramik yang sedikit lebih redup dan natural.

Selain itu, metal shell pada busi asli menggunakan material baja berkualitas tinggi yang tidak mudah berkarat. Pada busi palsu, sering ditemukan titik-titik karat, bahkan meskipun baru saja dikeluarkan dari kemasan.

4. Periksa Elektroda Busi

Elektroda berfungsi untuk memercikkan bunga api. Pada busi asli, elektroda terlihat rapi, presisi, dan konsisten antar unit.
Sementara busi palsu sering kali memiliki elektroda dengan posisi tidak presisi, celah (gap) yang tidak sama, atau sambungan yang kurang rapi.

5. Cek Gasket (Ring) Busi

Gasket atau ring pada busi asli tampak halus dan terpasang kuat. Meskipun diputar mengikuti alurnya, gasket busi asli tidak mudah dilepas. Sebaliknya, pada busi palsu, gasket biasanya terlihat kasar, bekas potongan tidak rapi, dan mudah dilepas.

(om/ril)

 

 

, , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *