
OTO Mounture — Belakangan ini, penggunaan mobil bertransmisi otomatis atau matik sudah menjadi tren. Hal ini dikarenakan mobil bertransmisi matik cenderung lebih simpel dan mudah digunakan.
Kendati demikian, transmisi matik pada mobil terkadang memiliki beberapa masalah. Salah satunya adalah transmisi matik menjadi terasa lebih kasar setelah kendaraan ini digunakan untuk perjalanan yang jauh, seperti halnya penggunaan saat melakukan perjalanan liburan ke luar kota.
Melansir laman Suzuki Indonesia, dijelaskan bahwa penyebab transmisi matik menjadi kasar yang paling umum adalah oli transmisi yang sudah tidak diganti.
BACA JUGA:
Perhatikan Hal Ini Sebelum Beli Mobil Listrik
Ukuran Garasi Mobil yang Ideal untuk Rumah
Perlu diketahui bahwa oli transmisi adalah nyawa bagi transmisi matik karena pada saat perpindahan gigi, transmisi matik mengandalkan tekanan oli.
Oli transmisi yang sudah lama tidak diganti akan mengandung endapan atau residu yang berisiko menyebabkan lubrikasi komponen girboks berkurang dan menjadikan timbulnya gejala kasar, terutama setelah dikendarai untuk perjalanan jauh.
Lantas, bagaimana mencegahnya? Sebelum melakukan perjalanan jauh, bawalah kendaraan matik Anda ke bengkel resmi untuk melakukan penggantian oli transmisi jika memang sudah lama tidak menggantinya.
Tak hanya melakukan penggantian oli transmisi, pemilik kendaraan juga bisa meminta mekanik handal di bengkel resmi untuk melakukan pengecekan kondisi kendaraan secara menyeluruh agar perjalanan jauh yang akan ditempuh menjadi lebih aman dan nyaman.
(om/ril)