
OTO Mounture — Bulan Ramadan selalu menghadirkan suasana yang berbeda, termasuk di jalan raya. Volume kendaraan cenderung meningkat, terutama menjelang waktu berbuka puasa dan saat akhir pekan ketika banyak masyarakat menghadiri acara buka puasa bersama. Kondisi ini kerap memicu kemacetan panjang yang menguras tenaga dan emosi.
Agar perjalanan tetap aman dan nyaman selama bulan puasa, pengendara perlu melakukan sejumlah persiapan, baik dari sisi fisik maupun kondisi kendaraan.
1. Pastikan Tubuh dalam Kondisi Prima
Puasa membuat tubuh menahan lapar dan haus selama lebih dari 12 jam. Jika tidak diimbangi dengan istirahat yang cukup, konsentrasi bisa menurun saat berkendara. Kurang tidur juga meningkatkan risiko microsleep, terutama saat perjalanan jauh atau terjebak macet.
Karena itu, pastikan waktu istirahat terpenuhi dan asupan sahur cukup bergizi agar energi tetap stabil sepanjang hari.
2. Periksa Kendaraan Sebelum Berangkat
Kemacetan saat Ramadan sering kali membuat kendaraan bekerja lebih berat, terutama pada sistem pendingin dan pengereman. Lakukan pengecekan sederhana seperti memastikan tekanan angin ban sesuai standar, kondisi oli mesin cukup, serta air radiator dan minyak rem dalam batas aman.
AC yang berfungsi baik juga penting agar suhu kabin tetap nyaman dan tidak menambah rasa lelah selama perjalanan.
BACA JUGA: 4 Rekomendasi MPV Bekas Nyaman untuk Keluarga, Harga Mulai Rp85 Jutaan
3. Atur Waktu dan Rute Perjalanan
Perencanaan menjadi kunci agar tidak terjebak kemacetan menjelang Maghrib. Jika memungkinkan, berangkat lebih awal untuk menghindari lonjakan volume kendaraan di jam pulang kerja.
Manfaatkan aplikasi navigasi digital untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time dan memilih jalur alternatif yang lebih lancar.
4. Kendalikan Emosi di Tengah Kemacetan
Rasa lapar dan haus bisa membuat emosi lebih mudah terpancing. Namun, berkendara dengan emosi justru meningkatkan risiko kecelakaan. Hindari membalas perilaku agresif pengendara lain dan tetap fokus pada keselamatan diri sendiri.
Menjaga jarak aman, tidak sering berpindah jalur secara tiba-tiba, serta mengemudi dengan kecepatan stabil dapat membantu perjalanan lebih tenang.
5. Waspadai Kantuk dan Kelelahan
Serangan kantuk sering muncul di siang atau sore hari saat berpuasa. Jika mulai merasa mengantuk, sebaiknya menepi di tempat yang aman untuk beristirahat sejenak. Hindari menyetel AC terlalu dingin karena dapat mempercepat rasa kantuk.
Keselamatan tetap menjadi prioritas utama dibanding terburu-buru sampai tujuan.
(om/ns)








