Setelah Mudik Lebaran, Ini Bagian Kaki-Kaki Mobil yang Wajib Dicek Agar Tetap Aman dan Nyaman

OTO Mounture — Perjalanan mudik Lebaran biasanya ditempuh dengan jarak yang panjang, muatan kendaraan penuh, serta melewati berbagai kondisi jalan yang tidak selalu mulus. Dalam situasi tersebut, komponen kaki-kaki mobil menjadi bagian yang bekerja paling keras menopang beban kendaraan.

Karena itu, setelah perjalanan jauh selesai, pemilik kendaraan disarankan melakukan pengecekan kembali pada sistem kaki-kaki mobil. Langkah ini penting untuk memastikan tidak ada kerusakan yang berpotensi mengganggu kenyamanan maupun keselamatan saat mobil digunakan kembali untuk aktivitas sehari-hari.

Sistem kaki-kaki mobil sendiri terdiri dari berbagai komponen penting seperti shock absorber, per, ball joint, tie rod, bushing arm, link stabilizer, rack steer, hingga sistem pengereman. Seluruh komponen tersebut saling terintegrasi untuk menjaga stabilitas kendaraan, meredam getaran, serta memastikan arah laju mobil tetap presisi.

Menurut Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service di PT Suzuki Indomobil Sales, perjalanan mudik menjadi salah satu momen berkendara yang menuntut durabilitas kendaraan.

“Perjalanan mudik menjadi salah satu momen berkendara dengan syarat durabilitas, karena kendaraan dipacu untuk menghadapi berbagai kondisi yang tidak menentu. Maka dari itu, penting bagi pelanggan untuk mengecek kondisi komponen mobil, seperti area kaki-kaki. Sebaiknya pastikan kondisinya tetap optimal dan siap untuk digunakan kembali sehari-hari,” ujar Hariadi.

BACA JUGA: Penjualan Wuling Februari 2026 Naik, Tembus 1.497 Unit di Indonesia

Berikut beberapa bagian kaki-kaki mobil yang perlu diperiksa setelah perjalanan mudik.

Kenali Tanda Awal Kerusakan

Langkah awal pengecekan bisa dilakukan sendiri oleh pemilik kendaraan dengan memperhatikan perubahan pada mobil setelah perjalanan jauh.

Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain muncul bunyi benturan kasar saat melewati jalan rusak, setir terasa bergetar pada kecepatan tertentu, mobil terasa limbung saat dikendarai, dan kendaraan cenderung menarik ke salah satu sisi.

Gejala tersebut bisa menjadi indikasi adanya masalah pada komponen kaki-kaki seperti bushing, ball joint, link stabilizer, maupun bagian sistem kemudi.

Jika kondisi tersebut muncul, pemilik kendaraan sebaiknya segera membawa mobil ke bengkel untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Periksa Shock Absorber

Komponen penting berikutnya yang perlu diperiksa adalah shock absorber. Jika kondisinya melemah, mobil biasanya akan terasa mengayun atau memantul berlebihan, terutama setelah melewati polisi tidur atau jalan yang tidak rata.

Pemeriksaan sederhana dapat dilakukan secara visual dengan melihat apakah terdapat rembesan oli pada body shock. Jika ditemukan tanda tersebut, sebaiknya kendaraan segera diperiksa di bengkel untuk memastikan kondisi suspensi tetap optimal.

Pastikan Komponen Kemudi Tetap Presisi

Perjalanan jauh dengan kontur jalan yang beragam juga dapat memengaruhi komponen kemudi seperti tie rod dan rack steer.

Jika setir terasa kurang responsif saat berbelok, muncul bunyi tidak normal, atau kendaraan terasa sulit berjalan lurus, maka pemeriksaan pada sistem steering perlu segera dilakukan agar kontrol kendaraan kembali maksimal.

BACA JUGA: Tips Mudik Aman dan Nyaman dengan SUV, Hadapi Macet hingga Jalur Alternatif dengan Percaya Diri

Lakukan Spooring dan Balancing

Getaran pada setir atau keausan ban yang tidak merata biasanya berkaitan dengan perubahan sudut roda atau keseimbangan ban.

Melakukan spooring dan balancing dapat membantu mengembalikan kestabilan kendaraan, membuat mobil melaju lebih lurus, serta mencegah ban cepat aus di satu sisi.

“Spooring dan balancing sangat penting untuk menjaga stabilitas serta keselamatan. Dengan meluruskan kembali arah roda sekaligus memastikan putaran ban tetap seimbang tanpa getaran, performa berkendara akan kembali optimal,” tambah Hariadi.

Manfaatkan Layanan Bengkel Resmi

Pemilik mobil Suzuki dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan di jaringan bengkel resmi yang telah dilengkapi dengan peralatan standar pabrikan.

Selain itu, bengkel resmi juga menggunakan Suzuki Genuine Parts (SGP) yang dirancang khusus agar sesuai dengan spesifikasi kendaraan sehingga kualitas dan presisinya lebih terjamin.

Untuk proses pengecekan kaki-kaki mobil biasanya membutuhkan waktu sekitar 30 hingga 60 menit. Jika dilanjutkan dengan spooring dan balancing, total waktu pengerjaan berkisar 60 hingga 120 menit. Sementara jika diperlukan penggantian komponen, proses perbaikan dapat memakan waktu sekitar 1 hingga 2 jam, tergantung kondisi kendaraan.

Booking Service Lewat Aplikasi

Agar lebih praktis, pemilik kendaraan juga dapat melakukan pemesanan servis melalui aplikasi MySuzuki.

Melalui aplikasi tersebut, pelanggan dapat melakukan booking service, memilih bengkel resmi tujuan, menentukan jadwal kunjungan, hingga menyampaikan keluhan kendaraan lebih awal. Informasi tersebut membantu teknisi mempersiapkan proses pemeriksaan dengan lebih cepat dan tepat.

Selain layanan servis, aplikasi MySuzuki juga menyediakan akses untuk pemesanan suku cadang orisinal serta berbagai aksesori resmi untuk menunjang performa dan tampilan kendaraan.

Dengan melakukan pemeriksaan kaki-kaki mobil setelah perjalanan mudik, pemilik kendaraan dapat memastikan mobil tetap nyaman, stabil, dan aman digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

(om/ril)

 

 

, , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *