
OTO Mounture — Menjelang musim mudik Lebaran, Chery Indonesia membagikan sejumlah panduan bagi pengguna kendaraan listrik agar perjalanan jarak jauh tetap aman, nyaman, dan efisien.
Persiapan kendaraan serta perencanaan rute menjadi faktor penting untuk memastikan perjalanan mudik bersama keluarga dapat berlangsung lancar, terutama bagi pengguna mobil listrik yang mengandalkan pengisian daya baterai selama perjalanan.
Vice Country Director Chery Business Unit, Budi Darmawan Jantania, menjelaskan bahwa mudik menggunakan mobil listrik pada dasarnya tetap aman selama kendaraan dipersiapkan dengan baik.
Menurutnya, perjalanan mudik dengan kendaraan listrik pada prinsipnya tetap aman dan nyaman selama kendaraan dipersiapkan dengan baik.
“Kami menyarankan pelanggan melakukan pemeriksaan kendaraan di bengkel resmi sebelum perjalanan, sekaligus merencanakan rute termasuk titik pengisian daya agar perjalanan lebih tenang dan efisien,” ujarnya.
BACA JUGA: iCAR V23 Hadirkan Test Drive di SCBD Park
Secara umum, persiapan mudik menggunakan mobil listrik tidak jauh berbeda dengan kendaraan konvensional. Namun ada beberapa komponen penting yang perlu diperiksa untuk memastikan performa kendaraan tetap optimal.
Beberapa komponen yang disarankan untuk dicek sebelum perjalanan antara lain sistem pengereman untuk memastikan respons pengereman tetap optimal, kondisi dan tekanan ban agar kendaraan tetap stabil, sistem pendingin (coolant) guna menjaga suhu komponen kendaraan, dan baterai 12 volt yang mendukung sistem kelistrikan kendaraan.
Dengan memastikan komponen tersebut dalam kondisi baik, perjalanan jarak jauh menggunakan mobil listrik dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.
Selain kondisi kendaraan, perencanaan perjalanan juga menjadi faktor penting untuk menjaga efisiensi energi kendaraan listrik selama perjalanan mudik.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain mengisi baterai kendaraan hingga 100 persen sebelum berangkat, merencanakan rute perjalanan termasuk lokasi SPKLU di sepanjang jalur mudik.
Kemudian menghindari membawa beban kendaraan berlebihan, menggunakan gaya berkendara yang halus dan stabil (di bawah 100 km/jam), memastikan tekanan ban optimal, serta menggunakan AC kabin secara bijak agar konsumsi energi tetap efisien.
Langkah-langkah tersebut dapat membantu memaksimalkan jarak tempuh kendaraan listrik selama perjalanan jauh.
BACA JUGA: Volvo ES90 Resmi Meluncur di Indonesia, Sedan Listrik Premium dengan Jarak Tempuh 661 Km
Bagi pemilik kendaraan listrik yang tidak membawa mobilnya saat mudik, menjaga kondisi baterai tetap stabil juga penting.
Jika kendaraan ditinggalkan selama 1–2 minggu, pemilik disarankan memastikan State of Charge (SOC) baterai minimal 50 persen sebelum kendaraan ditinggalkan.
Dalam kondisi normal, aki 12 volt tidak perlu dilepas karena sistem kendaraan telah dirancang untuk mengatur konsumsi daya secara efisien.
Namun jika kendaraan ditinggalkan dalam waktu lebih lama, melepas terminal aki 12 volt dapat menjadi langkah preventif untuk mencegah pelemahan baterai.
Selama periode mudik Lebaran, Chery juga menghadirkan layanan Bengkel Siaga dan Customer Care 24 jam sebagai bagian dari program purnajual global Chery Family Care.
Program tersebut mencakup:
1. Bengkel Siaga Mudik
– 22 dealer Chery beroperasi sebagai bengkel siaga
– Periode layanan: 18–24 Maret 2026
– Didukung teknisi bersertifikasi
– Layanan Customer Care 24/7 di 0800-179-7979
2. Promo Servis Lebaran
– Periode promo: 5–31 Maret 2026
– Diskon 30 persen untuk suku cadang tertentu
– Diskon 10 persen untuk biaya jasa servis
– Berlaku untuk seluruh model Chery
Saat ini Chery menghadirkan sejumlah kendaraan listrik di Indonesia seperti Chery J6, Chery J6T, dan Chery E5 yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara modern dengan efisiensi energi yang optimal.
Dengan dukungan teknologi elektrifikasi serta jaringan layanan yang terus berkembang, Chery berkomitmen menghadirkan solusi mobilitas yang relevan bagi masyarakat Indonesia, termasuk untuk perjalanan jarak jauh seperti mudik Lebaran.
(om/ns)








