Mobil Sudah 5 Tahun? Ini 7 Komponen Penting yang Wajib Dicek Agar Tetap Awet

OTO Mounture — Perawatan mobil yang telah berusia lima tahun menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan oleh pemilik kendaraan. Pada usia ini, sejumlah komponen mobil biasanya mulai mengalami penurunan kinerja sehingga membutuhkan pemeriksaan atau bahkan penggantian.

Umumnya, mobil dengan usia pakai sekitar lima tahun atau telah menempuh jarak hingga 100.000 kilometer tidak lagi hanya memerlukan penggantian oli mesin dan filter oli saja. Berbagai komponen lain juga perlu diperiksa untuk memastikan kondisi kendaraan tetap prima.

Perawatan mobil setelah lima tahun juga bisa berbeda tergantung jenis transmisinya, baik manual maupun otomatis.

Pada mobil dengan transmisi manual, pemilik kendaraan perlu memperhatikan kondisi kopling, tali kipas, timing belt hingga komponen kaki-kaki mobil. Sementara pada mobil bertransmisi otomatis, kondisi oli transmisi menjadi salah satu hal yang paling penting untuk diperhatikan.

Jika oli transmisi pada mobil matik tidak dirawat dengan baik, perpindahan gigi bisa terasa tidak halus bahkan cenderung kasar saat digunakan.

Berikut beberapa komponen kendaraan yang perlu diperiksa secara rutin setelah mobil memasuki usia lima tahun.

BACA JUGA: 5 Cara Merawat Aki Basah Mobil Agar Awet dan Tidak Mudah Soak

1. Kondisi Ban

Ban merupakan komponen yang langsung bersentuhan dengan permukaan jalan sehingga sangat penting untuk diperhatikan.

Periksa ketebalan ban melalui indikator keausan pada alur telapak ban. Selain itu, pastikan tidak ada kerusakan seperti retak, sobek, atau potongan pada ban.

Mengemudi dengan ban yang sudah aus atau rusak berisiko meningkatkan kemungkinan kecelakaan dan cedera serius.

2. Rutin Mengganti Oli Mesin

Penggantian oli mesin secara rutin sangat penting untuk menjaga performa mesin tetap optimal.

Oli berfungsi melumasi komponen mesin agar tidak cepat aus. Karena itu, gunakan oli mesin dengan kualitas dan tingkat kekentalan yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

Dengan oli yang tepat, mesin mobil dapat bekerja lebih halus dan tahan lama.

3. Periksa Cairan Pelumas Mobil

Selain oli mesin, beberapa cairan lain juga perlu diperiksa secara rutin, antara lain minyak power steering, minyak rem, cairan transmisi, dan cairan radiator.

Pastikan cairan radiator diganti sesuai rekomendasi bengkel resmi atau pabrikan. Gunakan radiator coolant untuk membantu mencegah korosi pada sistem pendingin mesin.

4. Periksa Komponen Kaki-Kaki Mobil

Komponen kaki-kaki mobil seperti tie rod end, long tie rod, shock absorber, hingga engine mounting perlu diperiksa secara berkala. Bagian ini bekerja sangat keras karena harus menopang beban kendaraan serta menghadapi berbagai kondisi jalan selama bertahun-tahun.

Jika komponen kaki-kaki bermasalah, kenyamanan dan stabilitas kendaraan bisa terganggu.

BACA JUGA: Setelah Mudik Lebaran, Ini Bagian Kaki-Kaki Mobil yang Wajib Dicek Agar Tetap Aman dan Nyaman

5. Periksa Lampu Mobil

Lampu mobil juga menjadi komponen penting yang harus selalu dalam kondisi baik.

Pastikan lampu depan, lampu belakang, serta lampu sein berfungsi normal agar visibilitas tetap terjaga saat berkendara, terutama pada malam hari atau saat hujan. Jika ditemukan kerusakan, segera lakukan penggantian lampu.

6. Periksa Baterai dan Kabel Mobil

Baterai atau aki mobil juga perlu diperiksa secara berkala, terutama untuk memastikan tidak ada korosi atau karat pada terminalnya.

Jika menggunakan aki basah, periksa juga kondisi cairan baterai. Selain itu, pastikan kabel-kabel pada mobil masih dalam kondisi baik dan tidak mengalami kerusakan.

Seiring waktu, kabel bisa mengalami penurunan kualitas atau bahkan putus, misalnya akibat gigitan tikus.

7. Cek Timing Belt dan V-Belt

Komponen timing belt dan v-belt memiliki peran penting dalam sistem kerja mesin mobil. Penggantian komponen ini harus dilakukan sesuai jadwal yang direkomendasikan oleh bengkel resmi atau pabrikan.

Jika v-belt atau timing belt putus saat mobil digunakan, kerusakan mesin yang terjadi bisa sangat serius dan biaya perbaikannya jauh lebih mahal.

(om/ns)

 

 

, , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *