
OTO Mounture — Di tengah kebiasaan mengemudi yang diwariskan dari generasi ke generasi, masih banyak mitos otomotif yang dipercaya hingga saat ini. Salah satu yang paling sering ditemui adalah anggapan bahwa menggoyangkan mobil saat mengisi bensin dapat membuat tangki terisi lebih penuh. Padahal, jika ditinjau secara teknis, kebiasaan ini tidak memberikan manfaat apa pun.
Anggapan bahwa menggoyangkan mobil bisa mengeluarkan udara yang terjebak di dalam tangki bahan bakar sejatinya tidak didukung fakta teknis.
Kendaraan modern telah dilengkapi sistem ventilasi tangki yang berfungsi mengatur tekanan udara secara otomatis selama proses pengisian bensin.
Saat bahan bakar masuk ke dalam tangki, udara akan keluar melalui sistem ventilasi tersebut. Artinya, tidak ada ruang udara yang perlu “dipaksa” keluar dengan cara menggoyangkan kendaraan.
Selain itu, pompa bensin modern juga sudah dibekali sistem cut-off otomatis. Ketika tangki mencapai kapasitas aman, aliran bensin akan berhenti dengan sendirinya. Sistem ini dirancang untuk mencegah pengisian berlebih yang berpotensi merusak komponen kendaraan.
BACA JUGA: BYD Tegaskan Inovasi Jangka Panjang Meski Teknologinya Kerap Ditiru Kompetitor
Selain tidak efektif, kebiasaan menggoyangkan mobil saat pengisian bensin justru berisiko. Getaran kendaraan dapat membuat posisi nozzle menjadi tidak stabil, sehingga meningkatkan kemungkinan tumpahan bensin.
Mengingat bensin merupakan cairan yang mudah terbakar, tumpahan di area SPBU tentu berbahaya. Selain itu, gerakan yang tidak perlu dapat memberikan tekanan tambahan pada selang pengisian maupun tutup tangki, yang dalam jangka panjang berpotensi menyebabkan kerusakan ringan atau kebocoran sistem bahan bakar.
Dari sisi keselamatan, SPBU merupakan area dengan tingkat risiko tinggi. Setiap pergerakan kendaraan yang tidak diperlukan dapat meningkatkan potensi insiden selama proses pengisian berlangsung.
Untuk menjaga keselamatan dan performa kendaraan, pengisian bensin sebaiknya dilakukan sesuai prosedur yang dianjurkan.
Pastikan mesin kendaraan dalam kondisi mati sebelum pengisian, serta hindari penggunaan ponsel di area SPBU. Gunakan jenis bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan yang biasanya tertera pada tutup tangki atau buku manual kendaraan.
Saat mengisi bensin, masukkan nozzle secara penuh dan posisikan dengan stabil. Kamu bisa memilih jumlah liter tertentu atau membiarkan sistem cut-off otomatis menghentikan aliran bensin ketika tangki sudah penuh.
Setelah selesai, lepaskan nozzle secara perlahan dan pastikan tidak ada sisa bensin yang menetes sebelum menutup kembali tangki.
Mitos menggoyangkan mobil saat isi bensin sudah tidak relevan dengan teknologi kendaraan modern saat ini. Sistem tangki bahan bakar dan pompa bensin dirancang untuk bekerja secara aman dan efisien tanpa perlu intervensi tambahan.
Dengan membiasakan diri mengisi bensin sesuai prosedur, kamu turut menjaga keselamatan di SPBU, melindungi kendaraan dari risiko kerusakan, serta mendukung pengalaman berkendara yang lebih nyaman dan aman.
(om/ns)








