Kiat Rawat Bus dengan Tepat

Bus Hino Suite Class PO Handoyo (dok. Hino)

OTO Mounture — Melakukan perawatan pada kendaraan merupakan salah satu hal penting agar tetap menjaga kendaraan tetap dalam keadaan yang prima. Terlebih kendaraan tersebut sering digunakan, seperti halnya bus.

Dikutip dari PT Hino Motors Sales Indonesia via Instagram (@hinoid), berikut ini beberapa kiat merawat bus dengan tepat, agar menghindari risiko-risiko yang tidak diinginkan.

1. Lakukan pemeriksaan mesin

Pengecekan mesin secara berkala dan tentunya sebelum melakukan perjalanan dengan sangat teliti. Dengarkan suara mesin apakah ada bunyi-bunyi aneh, periksa v-belt, serta cek tangki oli karena sangat berpengaruh pada kinerja mesin.

2. Cek pelumas

Selain untuk mencegah terjadi masalah keausan pada mesin, tanpa ada sistem pelumasan yang baik, komponen-komponen yang ada di dalam mesin pasti tidak akan bekerja maksimal. Pastikan semua komponen mendapatkan pelumas yang tepat, mulai dari mesin, transmisi hingga suspensi karena sering terjadi gesekan antar komponen.

3. Periksa transmisi dan gardan

Kedua komponen ini adalah salah satu piranti penting yang masih termasuk bagian dari sistem penggerak kendaraan sehingga keberadaan dan perawatannya sangatlah diperlukan. Pengecekan di bagian ini meliputi propeller shaft, gardan, dan lain-lain.

BACA JUGA: Komitmen Hino Kampanyekan Keselamatan di Jalan

4. Periksa understeel

Pemeriksaan bagian ini sangat penting karena berhubungan dengan keselamatan. Pada bagian ini, banyak sekali komponen-komponen yang perlu dilakukan pemeriksaan, meliputi ketebalan kampas rem, sistem rem, suspensi, dan spooring.

5. Periksa sistem pendingin

Komponen ini tak kalah penting dengan yang lain, sebab sistem pendingin sangat diperlukan agar tidak terjadi overheat. Lakukan pengecekan kondisi air pendingin dan radiator.

6. Bersihkan filter udara

Untuk menjaga agar kondisi mesin selalu fit, maka perlu dilakukan pembersihan filter udara dari debu dan kotoran yang dapat menghambat kinerja mesin.

7. Cek kondisi ban

Periksa kondisi ban, jika ban sudah halus (gundul) maka sangat berbahaya. Oleh karena itu, pastikan ban tidak gundul agar saat dilakukan pengereman bus tidak tergelincir.

8. Periksa sistem kelistrikan

Untuk bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) biasanya melakukan perjalanan di malam hari, karena sangat membutuhkan penerangan yang cukup. Lakukan pengecekan sistem kelistrikan guna memastikan lampu-lampu dalam kondisi baik. (OM/RIL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *