Kiat Jaga Rem Cakram Tetap Pakem

Ilustrasi rem pada motor – Foto: OTO Mounture/Luchito Sangsoko

OTO Mounture — Rem merupakan salah satu piranti yang erat kaitannya dengan keselamatan pengendara. Oleh karenanya, pemilik kendaraan perlu menjaga komponen ini dalam kondisi baik sebelum mulai menggunakannya.

Dikutip dari laman Wahana Honda, disebutkan bahwa rem tersedia dalam beragam tipe, salah satu yang banyak digunakan adalah cakram atau disc brake. Untuk pengoperasian, cakram banyak menggunakan sistem rem hidrolik atau pengoperasian sistem dengan memanfaatkan tekanan hidrolik

Ada beberapa hal yang wajib diperhatikan untuk merawat cakram pada sepeda motor agar tetap prima. Umumnya, penggantian minyak rem dilakukan setiap dua tahun sekali atau jika telah mencapai jarak 24.000 kilometer.

Meskipun jarak penggantian berkala cukup lama, namun sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan secara visual kondisi minyak rem yang ada pada tank master rem baik pemeriksaan kuantitas maupun kualitasnya.

BACA JUGA:

Mitsubishi Mulai Ekspor XForce dari Indonesia ke Vietnam

WMS Siapkan 58 Diler untuk Jual Motor Listrik Honda

Untuk pemeriksaan kuantitas, pemilik kendaraan dapat melihat level permukaan minyak rem apakah sudah menyentuh marking lower atau level paling bawah.

Jika sudah menyentuh, pemeriksaan perlu dilakukan untuk mengetahui kondisi dari pad set atau kampas rem yang sudah mulai aus. Semakin aus kampas rem maka level permukaan minyak rem akan semakin menurun.

Selain itu, bila kampas rem telah diganti namun kondisi minyak rem masih kurang, maka tank master rem wajib diisi sampai tanda marking upper atau level paling atas (maksimum).

Untuk pemeriksaan kualitas dari minyak rem, dapat dilihat dari warnanya. Semakin gelap warnanya, kualitasnya juga semakin berkurang.

Jika terasa ada hal ganjil saat pengereman, pemilik kendaraan sebaiknya mengganti seal master rem. Keluhan yang biasanya diungkapkan oleh konsumen ialah handle rem yang terasa blong ketika ditekan atau sangat keras namun kendaraan tidak menurun kecepatannya.

(om/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *