Kenali 2 Jenis Oli untuk Skutik, Ini Penjelasannya

OTO Mounture — Skuter matik (skutik) merupakan salah satu moda transportasi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Sepeda motor bertransmisi otomatis itu memiliki banyak keunggulan jika dibandingkan model-model lainnya.

Namun, untuk menjaga performa skutik tersebut, maka pemilik kendaraan perlu banyak mengetahui mengenai hal-hal apa saja yang dibutuhkan dalam melakukan perawatan untuk tunggangannya tersebut. Salah satunya ialah memahami jenis oli yang boleh digunakan untuk skutik kesayangan.

Dikutip dari laman Wahana Honda, dijelaskan bahwa ada dua jenis oli pada satu unit skutik. Keduanya memiliki persamaan, namun tak sama persis. Dua jenis oli yang terdapat pada motor matik yang dimaksud adalah oli mesin dan oli transmisi.

Pada prinsipnya, fungsi oli mesin dan oli transmisi identik, yakni sama-sama melindungi dan melumasi komponen metal yang bergesekan.

BACA JUGA: Indomobil Yadea Berikan Garansi Komponen Motor Listriknya Hingga 36 Bulan

Namun, lebih spesifik, oli mesin melumasi komponen mesin. Sementara itu, oli transmisi, dikenal juga dengan sebutan oli gardan, bekerja sebagai pelumas pada komponen gigi transmisi atau Final Reduction Gear di sistem transmisi otomatis.

Oli mesin, berdasarkan sertifikasi Japanese Automotive Standards Organization (JASO) dibedakan atas JASO MA dan JASO MB. JASO MA untuk sepeda motor yang menggunakan kopling basah (komponen kopling yang terendam oli mesin). Tipe sepeda motor yang memakai JASO MA antara lain sport dan cub.

Beda halnya dengan JASO MB yang digunakan pada sepeda motor kopling kering (komponen kopling tidak terendam oli mesin), contohnya motor matik. Tak hanya itu, oli mesin juga memiliki standar kekentalan dengan kode standar Society of Automotive Engineer (SAE). SAE adalah standar indeks kekentalan oli secara global.

BACA JUGA: Gesits Luncurkan Motor Listrik Edisi Spesial, Kolaborasi dengan Timnas Indonesia

Oli mesin juga memiliki standar American Petroleum Institute (API), sebuah institusi yang mengatur penetapan kualitas tingkat kemampuan oli untuk menjaga performa mesin.

Oli motor matic MPX 2, misalnya, memiliki spesifikasi SAE:10W-30, API-SL, JASO:MB. Untuk interval penggantian oli, biasanya dilakukan setiap 1.500–2.000 kilometer.

Sementara oli gardan, hanya digunakan pada sepeda motor matik. Pada produk Honda Genuine Part, terdapat dua jenis oli transmisi, yaitu base oil dan synthetic. Penting untuk dipahami spesifikasi oli mesin dan gardan untuk digunakan pada setiap tipe dan tahun pembuatan sepeda motor.

(om/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *