Biaya Service Radiator Mobil: Estimasi Lengkap dan Tanda-Tanda Harus Segera Perbaikan

Service Radiator

OTO Mounture — Mobil overheat saat macet atau perjalanan jauh? Air radiator cepat habis padahal tidak terlihat bocor? Atau muncul karat di tabung reservoir?

Masalah seperti ini sering dialami pemilik kendaraan yang jarang melakukan pengecekan sistem pendingin. Padahal, radiator memiliki peran vital dalam menjaga suhu mesin tetap stabil.

Jika dibiarkan, kerusakan kecil pada radiator bisa berkembang menjadi masalah besar yang berujung turun mesin dan biaya perbaikan jutaan rupiah.

Mengutip informasi dari laman resmi Daihatsu Indonesia, berikut estimasi biaya service radiator mobil yang umum ditemui di bengkel umum maupun bengkel spesialis.

BACA JUGA: Promo Servis AHASS Jakarta–Tangerang Februari 2026, Diskon 14% untuk Motor Matic Honda

Estimasi Biaya Service Radiator Mobil

1. Biaya Flushing Radiator (Rp150.000 – Rp400.000)

Flushing bertujuan membersihkan kerak, karat, dan kotoran di dalam saluran radiator menggunakan cairan khusus. Proses ini membantu melancarkan kembali sirkulasi air pendingin. Disarankan dilakukan setiap 20.000–40.000 km.

2. Biaya Service Radiator Bocor (Rp200.000 – Rp600.000)

Jika kebocoran masih ringan, biasanya cukup diperbaiki dengan tambal radiator, solder bagian retak atau penggantian seal. Biaya tergantung tingkat kerusakan dan lokasi kebocoran.

3. Biaya Ganti Tutup Radiator (Rp50.000 – Rp150.000)

Tutup radiator berfungsi menjaga tekanan dalam sistem pendingin. Jika rusak, tekanan tidak stabil dan menyebabkan air radiator cepat berkurang. Meski tergolong murah, komponen ini sangat penting untuk mencegah overheat.

4. Biaya Ganti Selang Radiator (Rp100.000 – Rp300.000)

Selang radiator yang getas atau retak dapat menyebabkan kebocoran. Harga tergantung tipe mobil dan pilihan sparepart (original atau aftermarket).

5. Biaya Ganti Radiator Baru (Rp800.000 – Rp3.000.000)

Jika radiator sudah keropos atau rusak parah, penggantian total menjadi solusi terbaik. Harga dipengaruhi oleh tipe mobil (LCGC, SUV, diesel), material radiator, sparepart original atau aftermarket. Mobil diesel atau mesin berkapasitas besar umumnya memiliki biaya radiator lebih mahal.

BACA JUGA: Pasar Hatchback EV Tiongkok Januari 2026 Turun, Ini Daftar 10 Model Terlaris

Faktor yang Mempengaruhi Biaya Service Radiator

Biaya perbaikan radiator bisa berbeda-beda tergantung beberapa faktor berikut:

1. Jenis Mobil

Mobil LCGC biasanya lebih terjangkau dibanding SUV atau mobil diesel.

2. Tingkat Kerusakan

Kerusakan ringan seperti kerak tentu lebih murah dibanding radiator yang sudah keropos total.

3. Lokasi Bengkel

Bengkel resmi umumnya memiliki tarif lebih tinggi dibanding bengkel umum, namun menawarkan standar pengerjaan dan garansi lebih terjamin.

4. Penggunaan Sparepart

Sparepart original lebih mahal tetapi cenderung lebih awet dibanding aftermarket.

Tanda-Tanda Radiator Mobil Bermasalah

Agar tidak terlambat melakukan perbaikan, perhatikan gejala berikut:

– Mesin cepat panas meskipun jarak dekat

– Air radiator cepat berkurang

– Terlihat karat di radiator atau reservoir

– AC tidak sedingin biasanya

– Muncul asap dari kap mesin

Jika mengalami salah satu tanda tersebut, segera lakukan pengecekan untuk mencegah risiko overheat parah hingga turun mesin.

(om/ril)

 

 

, , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *