Air Wiper Mobil Tidak Keluar? Ini 6 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Wiper Mobil

OTO Mounture — Saat berkendara di tengah hujan atau melintasi jalan berdebu, fungsi wiper sangat krusial untuk menjaga visibilitas. Namun, tak sedikit pemilik kendaraan mengalami masalah air wiper mobil tidak keluar saat tuas washer ditekan.

Kondisi ini tentu mengganggu kenyamanan berkendara dan berisiko membahayakan keselamatan karena kaca depan tidak bisa dibersihkan secara optimal. Jika dibiarkan, gangguan kecil ini bisa berkembang menjadi kerusakan komponen yang lebih serius.

Berikut enam penyebab umum air wiper tidak menyemprot beserta solusinya.

1. Selang Penyalur Air Wiper Bermasalah

Salah satu penyebab paling umum adalah selang penyalur air yang tersumbat, bocor, atau terlepas dari posisinya. Endapan kotoran pada selang bisa menghambat aliran air menuju nozzle.

Solusi:

– Periksa kondisi selang secara rutin

– Pastikan selang terpasang dengan benar

– Bersihkan jika terdapat kotoran

– Ganti selang jika ditemukan kebocoran

Perawatan sederhana ini bisa mencegah kerusakan lebih lanjut pada sistem washer mobil.

2. Motor Penggerak Air Wiper Aus atau Mati

Motor washer berfungsi memompa air dari reservoir ke kaca depan. Jika motor bermasalah, air tidak akan keluar. Ciri paling mudah dikenali adalah tidak terdengar suara dengungan saat tuas washer ditekan.

Kerusakan bisa terjadi karena usia komponen yang sudah tua, sekring putus, atau gangguan sistem kelistrikan.

Solusinya adalah dengan melakukan pengecekan pada sekring dan sistem kelistrikan. Jika motor sudah mati, sebaiknya lakukan penggantian di bengkel resmi atau mekanik profesional.

BACA JUGA: Penjualan Daihatsu di Indonesia pada Januari 2026 Melemah di Level Ritel, Sinyal Perlambatan Permintaan?

3. Gangguan Sistem Kelistrikan

Masalah pada sistem kelistrikan mobil bisa menyebabkan korsleting dan merusak komponen washer. Tanpa suplai listrik yang baik, motor tidak dapat memompa air.

Solusinya adalah periksa kabel, relay, dan sekring. Jika tidak yakin, segera lakukan pemeriksaan di bengkel untuk mencegah kerusakan yang lebih luas.

4. Sekring atau Switch Wiper Rusak

Sekring yang putus dapat menghambat aliran listrik menuju motor washer. Akibatnya, air wiper tidak menyemprot meski reservoir penuh.

Solusinya dengan mengganti sekring yang rusak dengan ukuran ampere yang sesuai. Hindari mengganti dengan sekring berkapasitas berbeda karena bisa memicu kerusakan lain.

5. Nozzle Wiper Tersumbat

Nozzle adalah lubang kecil tempat keluarnya air wiper. Jika tersumbat kotoran, air tidak bisa keluar meski sistem bekerja normal.

Solusinya antara lain:

– Bersihkan nozzle secara berkala

– Gunakan jarum kecil untuk membuka sumbatan

– Pastikan tangki dan selang tetap bersih

Membersihkan nozzle secara rutin dapat menjaga semprotan tetap optimal.

6. Air Reservoir Habis atau Bocor

Air wiper disimpan dalam tabung reservoir. Jika air habis, pompa hanya akan menyedot udara. Kebocoran pada tabung juga bisa menjadi penyebab air tidak keluar.

Solusinya antara lain:

– Periksa ketersediaan cairan secara berkala

– Isi ulang jika habis

– Ganti reservoir jika ditemukan kebocoran

Perlu dicatat, hindari menggunakan air biasa. Gunakan cairan khusus wiper yang mengandung formula pembersih agar kaca tetap bersih tanpa risiko goresan.

(om/pd)

 

 

, , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *