Pabrik AT Indonesia Mulai Gunakan Panel Surya secara Bertahap

OTO Mounture — PT AT Indonesia (ATI), anak usaha PT Astra Otoparts yang merupakan joint venture antara PT Astra Otoparts dengan Aisin Takaoka Co., Ltd., meresmikan penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap (PLTS Atap) atau panel surya dengan total kapasitas 3 Mega Watt peak (MWp).

Penggunaan PLTS Atap ini disebut untuk mendukung program pemerintah mengurangi emisi karbon dengan menerapkan proses produksi yang lebih ramah lingkungan. Komitmen ini diwujudkan bersama PT Energia Prima Nusantara (EPN).

Adapun pada proses perjalanan instalasi PLTS Atap ini, EPN dan PLN Icon Plus telah melakukan kerja sama dalam hal kemudahan perizinan penggunaan PLTS Atap untuk sektor industri.

Presiden Direktur PT AT Indonesia Isao Hida, mengatakan bahwa pemasangan panel surya di pabrik Karawang merupakan perwujudan bentuk komitmen PT AT Indonesia dalam akselerasi pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT).

BACA JUGA:

Mitsubishi Mulai Produksi Kendaraan Listrik Niaga New Minicab EV di Indonesia

Wuling Kejar 40 Persen TKDN untuk BinguoEV

“Kami bersyukur dapat menerapkan panel surya secara bertahap di fasilitas pabrik PT AT Indonesia. Ini menjadi perwujudan pemanfaatan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan dan merupakan bentuk komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan yang selaras dengan tujuan perusahaan dalam hal Carbon Neutral,” katanya.

ATI berharap kerja sama pemasangan panel surya dengan EPN juga dapat meningkatkan sinergi dan kolaborasi yang positif pada lintas industri khususnya sektor otomotif, sekaligus menjaga hubungan yang harmonis dengan lingkungan demi generasi masa depan Indonesia yang lebih baik dengan peningkatan pasokan sumber EBT yang berkelanjutan di Indonesia.

“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ATI yang telah mempercayakan proyek ini kepada kami. PLTS Atap ini akan menghasilkan 3,4 juta kWh listrik dari sumber energi terbarukan yang akan dinikmati oleh ATI dan akan menyumbang pengurangan emisi CO2 sampai 2.972 ton CO2/tahun,” tutur Direktur Pengembangan Bisnis EPN Achmad Rizal Roesindrawan.

(om/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *